Pantau Flash
Angka COVID-19 Melonjak, Ekonomi Indonesia Diprediksi Akan Tumbuh 4 Persen pada Kuartal II
Merasa Percaya Diri karena Sudah Divaksin Turut Pengaruhi Lonjakan Kasus COVID-19
Hindari Kerumunan, Kemenag Wajibkan Panitia Kurban Antar Daging ke Rumah Penerima
Pemerintah Izinkan Shalat Idul Adha Digelar di Masjid di Luar Zona Merah dan Oranye
Wapres Sebut MUI Terapkan Moderasi dalam Fatwa Vaksin COVID-19

Tampil Melempem di GP Qatar, Zarco Diminta Ganti Gaya Balap

Tampil Melempem di GP Qatar, Zarco Diminta Ganti Gaya Balap Johan Zarco bersama KTM. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Memasuki lembaran baru dengan berganti kendaraan bagi seorang pembalap merupakan hal pelik. Terbukti, Johann Zarco yang memperkuat KTM harus beradaptasi dengan kuda besinya.

Bos KTM, Pit Beirer, pun meminta Zarco mengubah gaya membalapnya. Mengingat, KTM begitu berbeda dengan motor Yamaha yang dalam duan musim lalu digunakan rider asal Prancis itu.

Seperti diketahui, Zarco menjalani debut bersama KTM pada MotoGP Qatar 2019. Hal itu tak berjalan baik, ia hanya menempati posisi ke-15, tak seperti biasanya di mana Zarco mampu memberikan ancaman kepada pembalap kelas atas macam Marc Marquez (Repsol Honda) maupun Andrea Dovizioso (Ducati).

Baca Juga: Hasil Balapan GP Qatar: Dovizioso Kalahkan Marquez

Memang proses adapatasi Zarco dengan motor RC16 milik KTM tak berjalan cepat. Ia dinilai harus membutuhkan kerja keras dan kesabaran untuk nyetel dengan motor barunya. Bahkan jelang balapan di Qatar, Zarco sempat mengeluhkan soal temperatur rendah pada motor yang kurang sensitif.

"Jelas Zarco kesulitan dan kami tak mampu memecahkan masalahnya di Doha. Dia tak nyaman di motor. Jika seorang pembalap tak nyaman dan balapan sudah dekat, maka rasa gugup akan muncul," ujar Beirer, seperti dikutip dari Tuttomoriweb, Selasa (19/3/2019).

"Saya senang dia masih bertahan di balapan dan finis. Sekarang kami bisa bekerja memperbaiki situasi. Kami tahu tak bisa menanganinya pada akhir musim. Tapi, kami akan memecahkan masalah dan menikmati momen hebat bersama Johann Zarco," tukasnya.

Baca Juga: Indonesia Jadi Tuan Rumah MotoGP dan SuperBike, Ini Alasan Dorna Pilih Lombok

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta

Berita Terkait: