Pantau Flash
Indonesia Kecam Rencana Aneksasi Israel Terhadap Palestina
Welcome New Normal: Penumpang KRL Dilarang Bicara dan Telepon
Pasien Sembuh COVID-19 Kembali Bertambah, Kini Total 6.240
MUI: Jika Mal Sudah Direlaksasi, Masjid Tentu Juga Sudah Bisa!
1,8 Juta Orang Tinggalkan Jabodetabek di Tengah Larangan Mudik COVID-19

Tempatkan Boneka Seks di Tribun Penonton, FC Seoul Dijatuhi Denda Terbesar

Headline
Tempatkan Boneka Seks di Tribun Penonton, FC Seoul Dijatuhi Denda Terbesar Sejumlah boneka ditempatkan di tribun sebagai pengganti penonton dalam pertandingan Liga Korea Selatan antara FC Seoul melawan Gwangju FC MInggu 17 Mei 2020 di Seoul (Yonhap)

Pantau.com - K-league menilai FC Seoul melakukan tindakan yang sangat memalukan suporter wanita terkait penempatan boneka-boneka seks saat pertandingan tanpa penonton di tribun.

"Kontroversi atas insiden 'boneka sungguhan' ini sangat menghina dan melukai penggemar wanita (dan) merusak integritas liga," kata K-League dalam sebuah pernyataan Rabu malam, seperti dikutip AFP.

Baca juga: K-League Bergulir Jumat Pekan Ini, Disiarkan Gratis di YouTube dan Twitter

K-league juga menjatuhkan sanksi denda terhadap FC Seoul sebesar 100 juta won (setara Rp1,19 miliar), yang merupakan denda terbesar dalam sejarah mereka.

FC Seoul mendapat kecaman setelah puluhan boneka mengenakan T-shirt atau memegang plakat dengan logo penjual mainan seks muncul di tribun sebagai pengganti penonton dalam pertandingan kompetisi liga Korea Selatan Minggu lalu.

Insiden itu menjadi berita utama di seluruh dunia.

Pihak K-League menerima klaim FC Seoul bahwa mereka tidak tahu bahwa boneka itu adalah mainan seks, tetapi mengatakan "bisa dengan mudah mengetahui kegunaannya bila menggunakan akal sehat dan pengalaman".

FC Seoul menerima keputusan itu, meminta maaf dan berjanji untuk tidak mengulangi lagi insiden serupa.

Baca juga: FIGC Tetapkan Serie A Musim Ini Rampung 20 Agustus

Beberapa laporan mengatakan bahwa distributor boneka seks tersebut mengajukan penawaran kepada K-league untuk menyediakan produknya untuk mengisi stan kosong secara gratis, dan diperkenalkan ke FC Seoul.

Tim investigasi mengatakan telah meminta polisi untuk menyelidiki penyedia layanan tersebut.

Musim baru K-league dimulai tanpa penonton pada 8 Mei setelah ditunda lebih dari dua bulan karena pandemi virus orona.

Sebagian klub menggunakan potongan karton, plakat dan spanduk untuk mengisi tribun penonton yang kosong, tetapi penggemar tidak terkesan dengan boneka seks tersebut.

"Saya bertanya-tanya bagaimana mereka sampai pada ide aneh ini. Ini adalah aib internasional," kata seorang pengamat secara online.

Penggemar lainnya menambahkan: "FC Seoul mengubah stadionnya menjadi zona X-rated."

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia

Berita Terkait: