Pantau Flash
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh
Cegah Penyebaran Virus Korona, Menag Imbau Masyarakat Tidak Mudik
Seorang Dokter Positif Tertular Virus Korona dari Klaster Bima Arya
Presiden Prancis Ingatkan Italia Waspada Bantuan China dan Rusia

Tunggal Putra Ditargetkan Semifinal pada Kejuaraan Dunia 2019

Tunggal Putra Ditargetkan Semifinal pada Kejuaraan Dunia 2019 Jonatan Christie. (Foto: Yusuf Fadillah)

Pantau.com - Pelatih tunggal putra Indonesia Hendry Saputra menargetkan anak asuhnya untuk bisa lolos ke semifinal pada Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis 2019 yang berlangsung di Basel, Swiss, pada 19-25 Agustus mendatang. 

Baca Juga: Ganda Putra India Mundur dari Kejuaraan Dunia 2019

Berdasarkan hasil undian, dua tunggal putra, yakni Jonatan Christie dan Anthony Sinisuka Ginting sama-sama menempati pol atas. Jika langkahnya mulus, keduanya akan bertemu di babak perempatfinal. 

Namun sebelum mencapai perempatfinal, Jojo -sapaan Jonatan- akan lebih dulu menghadapi wakil Inggris, Rajiv Ouseph pada babak pertama. Sedangkan Ginting bersua Goerges Julien Paul dari Mauritius. 

"Target kalau lihat dari drawingnya memungkinkan untuk ke semifinal. Jadi saya lebih fokus ke semifinal dulu. Keinginan untuk ke final dan juara tentu ada, saya harus optimis. Tapi saya ingin fokus ke semifinal dulu. Karena kalau mereka lancar, akan bertemu di perempat final," kata Hendry. 

Baca Juga: Demi Gelar Perdana Kejuaraan Dunia Bulu Tangkis, Minions Dapat Pesan Khusus

Demi mencapai target tersebut, Hendry pun sudah memberikan latihan intens selama dua pekan masa persiapan. Seperti melatih pukulan untuk meminimalisir eror serta meningkatkan fokus di atas lapangan. 

Selain itu, fisik dan stamina juga menjadi poin penting yang diberikan Hendry. Dia ingin anak asuhnya bisa lebih ulet lagi dalam bertanding.

"Persiapan mereka lebih ke teknik dan melatih supaya tidak mudah mati sendiri. Mati sendiri itu kan awalnya mungkin feelingnya yang kurang pas, atau pengambilan keputusan yang kurang pas, hal itu yang perlu dilatih lagi. Sampai penggunaan pengambilan keputusannya lebih baik," ujar Hendry. 

"Selain itu mereka juga harus memahami pentingnya fokus di lapangan. Asalnya fokus itu kan dari pikiran. Bagaimana mereka menanggapi pertandingan atau permainan ini. Kalau mereka sudah pernah juara, seharusnya sudah tahu bagaimana mengelola fokus. Asal mereka semangat dan optimis, saya rasa mereka bisa fokus dengan baik," jelasnya. 

Selain Jonatan dan Anthony, tunggal putra Indonesia juga akan diperkuat oleh pemain profesional, Tommy Sugiarto. Pada laga pertamanya nanti, Tommy akan berhadapan dengan Niluka Karunaratne (Sri Lanka). Tommy juga berada di pool atas. Jika berhasil terus menang di babak awal, Tommy akan bertemu Jonatan di babak tiga. 

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Reza Saputra

Berita Terkait: