Pantau Flash
RSD Wisma Atlet Kemayoran Rawat 1.396 Pasien Positif hingga 4 Juli 2020
1 Orang di Iran Meninggal Dunia Setiap 7 Menit karena COVID-19
Epidemiolog: Belum Ada Laporan Transportasi Publik Jadi Klaster COVID-19
Gedung Putih Pastikan Pilpres AS Tetap Digelar 3 November 2020
Ombudsman Soal Ganjil Genap: Waspadai Klaster Transportasi Publik

Valentino Rossi Menyerah dengan Yamaha?

Valentino Rossi Menyerah dengan Yamaha? Valentino Rossi (Foto: Crash.net)

Pantau.com - Pembalap Monster Energy Yamaha Valentino Rossi, kembali mengeluhkan tenaga motornya pada sesi tes pramusim MotoGP 2020. 

"Sirkuit Valencia dan Jerez bukanlah lintasan yang sempurna untuk memahami top speed namun Anda sudah bisa merasakan sesuatu," ujar Valentino Rossi seperti yang dikutip dari Crash, Selasa (26/11/2019).

"Yang pasti, kami masih perlu bekerja tetapi untuk saat ini performa mesinnya sama seperti saat saya mencobanya di Valencia," tambahnya.

Baca Juga: Klopp Soal Ballon d'Or: Jika Pemain Terbaik Generasi Ini, Messi Orangnya

Pembalap berusia 40 tahun itu ikut ambil bagian pada sesi tes pramusim MotoGP yang berlangsung di Sirkuit Jerez, Spanyol, pada hari Senin 25 November 2019. Dalam sesi tes pramusim tersebut, Valentino Rossi lebih berkonsentrasi untuk membantu timnya dalam melakukan pengembangan mesin motor YZR-M1.

Ia mencoba paket yang sama saat dia melakukan sesi tes pramusim di Valencia pada pekan lalu. Saat tes musim hari pertama di Jerez, Rossi berada di urutan ke-14, dengan mencatatkan waktu putaran tercepat 1 menit 38,759 detik.

Sedangkan rekan satu timnya yakni Maverick Vinales sendiri menyoroti kinerja mesin YZR-M1 2020 yang mempunyai performa sama seperti dalam tes pramusim di Valencia. 

Baca Juga: Dikabarkan Dapat Tawaran Tim Lain, Marquez: Prioritas Saya Tetap Honda

Pembalap bernomor 46 itu menilai dengan tenaga atau daya yang sekarang, motornya masih belum mampu untuk mendekati catatan waktu milik pembalap dari pabrikan lain.

"Yamaha bekerja keras pada aspek mesin namun Anda tahu ini tidak mudah, Anda perlu waktu karena perbedaan sekarang cukup besar. Jika Anda ingin membuat mesin yang lebih cepat, tidak begitu sulit, masalahnya adalah bukan pada tenaganya tetapi cara mendistribusikan tenaganya," katanya. 

"Bersama Yamaha, kami sudah banyak bekerja karena membutuhkan top speed, namun alangkah lebih baik bila disertai dengan pendistribusian tenaga yang mumpuni," tuntasnya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - WIL

Berita Terkait: