Pantau Flash
Komite II DPD RI Apresiasi Kebijakan Program Kementan Bangun Ketahanan Pangan
BMKG Imbau Masyarakat Waspadai Potensi Banjir Akibat Cuaca Ekstrem
Tio Pakusadewo Divonis Satu Tahun Penjara
Seluruh Kecamatan di Kabupaten Bogor Berstatus Zona Merah COVID-19!
PSSI Ajukan 178 Nama Prioritas Penerima Vaksin COVID-19, Tak Ada Nama Ketum

Wanita yang Mengklaim Diperkosa Neymar Diduga Lakukan Pemerasan

Headline
Wanita yang Mengklaim Diperkosa Neymar Diduga Lakukan Pemerasan Neymar Jr. (Foto: Reuters)

Pantau.com - Polisi Sao Paulo, Brasil mengabarkan pihaknya akan mengajukan gugatan dugaan pemerasan dan fitnah terhadap seorang model Brasil yang menuduh pesepakbola Paris Saint Germain (PSG), Neymar melakukan pemerkosaan.

Seperti diketahui, Najila Trindade, mengajukan gugatan pemerkosaan kepada kepolisian Sao Paulo sekembalinya dari perjalanan ke Paris pada Mei lalu. Ia mengatakan diserang oleh Neymar setelah pertemuan yang diatur sebelumnya.

Lantas seorang hakim menolak kasus tersebut pada Agustus lalu, dengan alasan tidak cukup bukti. Jaksa Sao Paulo justru mengatakan dalam satu pernyataan bahwa penyelidik telah menemukan "indikasi pengaduan fitnah dan pemerasan" dalam tuduhan wanita tersebut.

Baca juga: Kasus Dugaan Pemerkosaan Neymar Dihentikan Kepolisian Brasil

Keputusan akhir tentang apakah akan menuntut Trindade akan diserahkan kepada hakim. Neymar merupakan pesepakbola termahal di dunia, selalu memprotes bahwa ia tidak bersalah dengan mengatakan hubungan mereka adalah suka sama suka.

Kasus ini memperumit tahun yang penuh gejolak bagi bintang Brasil berusia 27 tahun itu, yang belum bermain untuk klubnya Paris Saint-Germain musim ini setelah cedera dan laporan tentang batal kembalinya ia ke klub lamanya Barcelona.

Neymar memainkan pertandingan pertamanya sejak menderita cedera pergelangan kaki pada Juni 2019. Ia mencetak gol yang menyamakan kedudukan pada babak kedua untuk Brasil dalam hasil imbang 2-2 di pertandingan persahabatan melawan Kolombia.

Baca juga: 5 Pesepakbola Termahal di Dunia, Ada yang Mencapai Rp3,5 Triliun

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Tatang Adhiwidharta

Berita Terkait: