18 Anggota Gangster All Brothers Nangis Bertemu Orang Tua saat Dipulangkan Polisi

Headline
Ilustrasi Geng Motor. (Foto: Pixabay)Ilustrasi Geng Motor. (Foto: Pixabay)

Pantau.com – Polisi mengembalikan 18 ABG anggota Gangster ‘All Brothers’ di Bogor Jawa Barat yang kedapatan konvoi membawa senjata tajam (sajam). Uniknya sebelum dikembalikan, mereka diminta untuk meminta maaf dan bersujud di kaki orang tua masing-masing.

Jumat (27/5/2022) di Mapolres Bogor Jawa Barat, 18 remaja anggota gangster tersebut menghampiri ayahnya. Salah satunya yang merupakan ketua gangster terlihat menangis saat meminta maaf kepada ayahnya.

Remaja memakai kaus warna hitam dan celana jeans panjang itu langsung bersimpuh di kaki ayahanda. Dia bersujud sembari memegangi kaki sang ayah.

“Hampura (minta maaf),” kata remaja tersebut.

Permintaan maaf sang anak disambut baik oleh sang ayah. Dia mengelus-elus punggung sang anak sambil mengatakan agar jangan mengulangi kembali perbuatannya.

“Geus, teu deui-deui (sudah, jangan lagi-lagi),” katanya.

Kapolres Bogor AKBP Iman Imanuddin turut menasihati belasan remaja tersebut agar berubah menjadi lebih baik. Dia mengatakan perbuatan yang dilakukan gangster itu bisa mempengaruhinya saat membuat SKCK.

“Jika kalian untuk persyaratan kerjaan atau sekolah akan tercatat saat pembuatan SKCK, ini kan jadi pertimbangan bagi perusahaan yang akan mencari tenaga kerja dan cari siswa, kalian harus berubah baik,” kata Iman kepada belasan remaja tersebut.

Iman meminta belasan remaja tersebut mencari kegiatan positif lainnya. Sehingga bisa menjadi anak yang membanggakan orang tua.

“Cari kegiatan-kegiatan yang positif, yang bermanfaat bagi orang tua dan diri kita. Jadilah anak yang membagakan orang tuakita. Sudah dibubarkan (gengster All Brothers), siapkan diri kalian untuk masa depan yang lebih baik,” tuturnya.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah 18 orang remaja anggota geng All Brothers asal Bogor, Jawa Barat, ditangkap. Dari tangan mereka, polisi mengamankan sebilah celurit.

Belasan remaja tersebut diamankan saat polisi sedang menggelar patroli di sekitar Simpang Cingnaneng, Kecamatan Ciampea, Kabupaten Bogor.

Belasan remaja tersebut dibawa ke Mapolres Bogor di Jl Tegar Beriman, Kecamatan Cibinong. Pelaku dikembalikan kepada orang tua.

“Kami mengembalikan mereka semuanya anak-anak. Karena dari 18 orang yang ada tersebut, seluruhnya masih di bawah 18 tahun. Sehingga kami kembalikan kepada orang tuanya untuk dilakukan pembinaan. Sebagian besar dari mereka juga masih sekolah di tingkat SMA,” terangnya.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni