Anggotanya Mabuk Miras dan Babak Belur karena Nantang Duel Prajurit TNI AL, Begini Tanggapan Polda Kepri

Headline
Anggota Polri berpangkat AKP inisial R mabuk dan ajak duel prajurit TNI AL.. (Instagram)Anggota Polri berpangkat AKP inisial R mabuk dan ajak duel prajurit TNI AL.. (Instagram)

Pantau – Seorang oknum polisi mabuk babak belur diamankan anggota Pomal Lanal Batam, Kepulauan Riau, viral di media sosial.

Video itu beredar di media sosial. Salah satunya dibagikan akun Instagram @infokomando.official dikutip Pantau.com, Sabtu (6/8/2022).

Disebutkan, oknum polisi itu diketahui merupakan anggota Polri berpangkat AKP inisial R yang bertugas di Polda Kepri.

“Anggota Pomal Lanal Batam mengamankan oknum Polda Kepri yang sedang dalam pengaruh alkohol mengemudikan kendaraan lalu menabrak kendaraan dinas (Randis) TNI AL yang terparkir di depan Lobby Hotel Planet Holiday, Batam (5/8/2022),” tulis keterangan video.

Tidak hanya itu, R juga terlibat perkelahian dengan sopir Randis TNI AL Serda Farhan.

Menurut keterangan yang didapatkan, kejadian tersebut berawal saat Serda Farhan memarkirkan Randis crew Pesawat Udara (Pesud) di depan lobi hotel tiba-tiba datang dari arah belakang sebuah kendaraan yang dikemudikan AKP R mendekat dengan kondisi di bawah pengaruh alkohol.

“Serda Farhan yang saat itu berpakaian PDL mencoba mengingatkan AKP R karena tindakannya bisa membahayakan orang lain. Tidak terima diingatkan, AKP R kemudian menabrakkan mobil miliknya ke Randis Serda Farhan,” jelasnya.

Tidak hanya itu, AKP R juga berusaha memukul Serda Farhan dan mengenai bibirnya hingga terjadilah perkelahian di depan lobi hotel.

“Tidak lama kemudian, AKP R berhasil diamankan di pos sekuriti dan dibawa ke kantor Polisi Militer TNI AL (Pomal) untuk dimintai keterangan,” katanya.

Kabid Humas Polda Kepri, Kombes Harry Goldenhardt, membenarkan peristiwa itu. Menurut Harry, AKP R saat ini sudah diamankan dan segera diproses.

“Untuk hal tersebut benar. Untuk AKP R saat ini sudah diamankan dan ditempatkan di tempat khusus Propam Polda Kepri untuk selanjutnya dilakukan proses kode etik,” ujar Harry, Sabtu (6/8/2022).

Tim Pantau
Editor
Aries Setiawan