Pantau Flash
YLKI: Rencana Pembukaan Mal 5 Juni Terlalu Gegabah
Kementan: Asuransi Tani Capai Luasan 333,5 Ribu Hektare
Ada 415 Kasus Baru, Total 23.165 Positif COVID-19 di Indonesia
Sang Adik Positif Korona, Via Vallen: Jangan Kucilkan Mereka
Protokol New Normal di Tempat Kerja: Pekerja Tidak Boleh Terlalu Lelah

Bamsoet Minta Pemprov DKI Jakarta Perketat Pemberian SIKM

Bamsoet Minta Pemprov DKI Jakarta Perketat Pemberian SIKM Petugas kepolisian memeriksa kendaraan yang melintas di pintu Gerbang Tol Cikupa, Tangerang, Banten, Kamis (21/5/2020). (Foto: Antara/Galih Pradipta)

Pantau.com - Ketua MPR RI Bambang Soesatyo meminta Pemerintah Provinsi DKI Jakarta memperketat pemberian Surat Izin Keluar Masuk Jakarta (SIKM) guna menekan mobilitas masyarakat yang keluar atau masuk wilayah tersebut untuk mencegah penyebaran COVID-19.

"Saya meminta pemerintah DKI Jakarta melakukan seleksi yang ketat terhadap pemberian izin SIKM," kata Bamsoet dalam keterangannya di Jakarta, Sabtu (23/5/2020).

Hal itu dikatakannya terkait sebanyak 67.001 orang telah mengakses Surat Izin Keluar Masuk Jakarta (SIKM) sejak dibuka pada Jumat (15/5). Bamsoet meminta pemerintah DKI Jakarta memperketat mobilitas masyarakat yang keluar atau masuk wilayah DKI Jakarta, sebagai upaya menekan penyebaran COVID-19 seperti yang tercantum dalam Peraturan Gubernur Provinsi DKI Jakarta Nomor 47 tahun 2020.

Baca juga: Surat Izin Keluar-Masuk Jabodetabek Dilengkapi QR Code

Menurut dia, pemerintah DKI Jakarta bersama aparat keamanan harus memastikan seluruh warga yang masuk dan keluar dari dan ke wilayah DKI Jakarta memiliki SIKM.

"Hal itu dilakukan dalam pemeriksaan di jalan arteri, jalan kolektor, maupun di jalan lokal, serta dengan tegas melarang apabila masyarakat yang keluar masuk DKI Jakarta tidak memiliki SIKM tersebut," ujarnya.

Politisi Partai Golkar itu juga meminta pemerintah menyosialisasikan bahwa pembuatan SIKM dapat diakses melalui situs corona.jakarta.go.id/izin-keluar-masuk-Jakarta agar seluruh masyarakat dapat mengetahui akses tersebut.

Baca juga: Baca Nih! Keterangan Lengkap Pergub 47/2020 Milik Anies Baswedan

Dia menilai Pemda DKI Jakarta juga harus mengimbau kepada seluruh masyarakat agar jika tidak ada kepentingan yang mendesak untuk tetap di rumah dan jaga jarak atau physical distancing.

Bamsoet meminta pemerintah dan aparat untuk menindak tegas pihak yang memalsukan SIMK dengan mengembalikan atau memulangkan masyarakat yang keluar atau masuk ke DKI Jakarta.

"Atau bisa dengan memproses secara hukum karena perbuatan tersebut merupakan tindak pidana penipuan," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Widji Ananta
Penulis
Noor Pratiwi

Berita Terkait: