Bupati Lebak Naik Darah 9 Penutup Parit Raib Digondol Maling

Headline
Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Bupati Lebak Iti Octavia Jayabaya naik darah lantaran 9 penutup gorong-gorong atau parit di Jalan Hadiwinangun, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Banen raib digondol maling.

“Keterlaluan, entah apa yang ada di pikirannya sampai tega mencuri penutup got di sepanjang jalan Rabinza sampai stasiun,” tulis Iti dalam postingan di akun Instagram resminya @viajayabaya yang dilihat tim Pantau.com, Kamis (4/8/2022).

Iti menegaskan, aksi maling raib 9 tutup parit ini sangat tidak bertanggungjawab. Pasalnya, besi penutup parit ini dibeli dengan uang rakyat.

“Gimana Lebak mau indah kalau masih saja ada oknum yang tidak bertanggung jawab seperti ini. Itu dibeli dan dibuat menggunakan uang masyarakat, ayolah kita sadar diri mulai dari sekarang, kalau bukan kita yang menjaga mau siapa lagi?” tambah Iti.

Diketahui sebelumnya, besi penutup gorong-gorong di Jalan RT Hadiwinagun, Kecamatan Rangkasbitung, Kabupaten Lebak, Provinsi Banten raib digondol maling.

Hal ini diketahui oleh salah satu pemilik toko di wilayah tersebut bernama fauzan. Ia menyebut, besi penutup parit itu sudah raib sejak pagi.

“Ini tadi pagi hilangnya. Padahal kemarin masih ada,” aku Fauzan.

Ia menambahkan, aksi pencurian penutup parit kerap kali terjadi di wilayah tersebut. Bahkan jika ditotal, sudah ada 9 tutup parit yang raib di sepanjang jalan itu.

“Kalau yang lain mungkin sebulan yang lalu, sudah sering kejadian seperti ini. Kurang lebih ada 9 yang hilang,” tuturnya.

Fauzan mengungkapkan, aksi maling penutup parit ini biasanya dilakukan saat dini hari lantaran kondisi sepi. Para pencuri penutup parit ini diduga mencongkel tutup parit.

“Biasanya kalau jalan lagi sepi (beraksi). Bentuknya besi, iya digali (congkel),” jelasnya.

Ia berharap ada tindak lanjut dari aparat hukum. Selain itu, ia juga menginginkan gorong-gorong segera ditutup kembali karena dinilai rawan banjir, bahkan sangat berbahaya bagi pengguna jalan.

“Iya khawatir yah kalau lagi banjir, air meluap terus ada yang lewat kan bisa jatuh, bahaya juga. Harapannya ada pengawasan, kalau nanti mau dipasang lagi harapannya ditanam nggak ditaro doang,” harapnya.

Sementara itu, Kanit Reskrim Polsek Rangkasbitung IPDA Agus membenarkan besi penutup gorong-gorong itu raib. Dia mengatakan akan segera melakukan penyelidikan.

“Insya Allah akan segara kami lakukan penyelidikan,” singkatnya.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino