Gempa Cianjur: Data Korban Meninggal Versi Ridwan Kamil 162 Orang, BNPB 62 Orang

Headline
update korban gempa cianjur - pantau.comBangunan rusak pascagempa Cianjur - dok BNPB

Pantau – Gubernur Ridwan Kamil menyebut korban meninggal gempa Cianjur berjumlah 162 orang. Namun Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyatakan jumlah korban tewas akibat gempa Cianjur adalah 62 orang.

“Selain itu, 25 orang tercatat masih tertimbun runtuhan bangunan di Desa Cijedil, Kecamatan Cugenang. 79 orang lainnya luka-luka. Warga mengungsi dilaporkan sebanyak 5.389 orang yang tersebar di beberapa titik,” kata Plt. Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Abdul Muhari dikutip dari website BNPB, Senin (21/11/2022).

Dia menyatakan ada kesalahan pencatatan petugas di lapangan sehingga muncul angka 162 korban meninggal dunia di catatan BPBD Jawa Barat. Ini dipastikan Muhari setelah dia menggali informasi dari Pusat Pengedalian Operasi (Pusdalops) BPBD Provinsi Jawa Barat.

Awalnya, petugas BPBD Provinsi menerima laporan lisan dari perangkat desa ke BPBD Cianjur. Laporan lisan itu menyebutkan terdapat kurang lebih 100 unit rumah hancur dan kurang lebih 100 orang meninggal dunia.

Angka ‘kurang lebih 100 jiwa meninggal dunia’ dinyatakan tidak diasesmen lebih lanjut. Maka muncullah angka 162 orang tewas akibat gempa Cianjur.

“Tercatat 162 meninggal dunia dan 326 luka-luka mayoritas patah tulang berhubungan karena tertimpa bangunan roboh,” kata Gubernur Jabar Ridwan Kamil kepada wartawan di Pendopo Kabupaten Cianjur, Senin (21/11/2022) malam.

Tim Pantau
Editor
Fadly
Penulis
Fadly