Kapolsek Nilai Om-om Cium Anak Bukan Pelecehan, LPAI: Bayangkan Itu Anak Anda!

Headline
Aksi seorang pria mencium anak perempuan di bawah umur tertangkap kamera CCTV (Tangkapan layar)Aksi seorang pria mencium anak perempuan di bawah umur tertangkap kamera CCTV (Tangkapan layar)

Pantau.com – Telah viral sebuah video CCTV yang merekam aksi seorang pria mencium anak perempuan di bawah umur hingga dua kali di sebuat toko di Sidayu, Gresik.

Kendati, Polsek Sidayu tidak memproses kasus tersebut lebih lanjut.

Pihaknya menilai bahwa itu bukanlah pelecehan seksual karena pelecehan seksual itu dilakukan hingga pelaku membuka baju korban.

Kepala Bidang Data dan Informasi Lembaga Perlindungan Anak Indonesia (LPAI) Jatim Isa Anshori pun buka suara. Ia meminta pihak kepolisian membayangkan bagaimana jika anak-anak mereka yang ditimpa kejadian ini.

“Coba bayangkan itu anaknya kawan-kawan kepolisian yang dibegitukan orang lain. Kira-kira bagaimana perasaan dia ketika anaknya dibegitukan tanpa membuka baju? kata Isa, Jumat (24/6/2022).

“Boleh jadi hari ini anak orang lain, suatu saat kan bisa jadi keluarga kita,” tambahnya.

Menurut Isa, Polisi harus memiliki kesadaran untuk berempati terhadap korban dan keluarga korban agar kejadian seperti ini tidak terjadi lagi.

“Kemudian kalau sudah terjadi upaya hukum harus dilakukan tanpa harus dilaporkan atau enggak,” jelasnya.

Isa menilai hal ini bukan karena kurangnya pemahaman aparat kepolisian pada UU perlindungan anak, karena menurutnya, keterlaluan jika Polisi tudak mengetahui hal ini.

“Kalau polisi menyatakan tidak tahu, saya kira itu keterlaluan. Padahal sudah ada kesepahaman antara kepolisian dengan Komnas Anak dalam pelaksanaan UU perlindungan anak,” tambahnya.

Sebelumnya, Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam menilai kasus ini bukan pelecehan seksual.

“Anggota kami juga sudah datang ke rumah korban, namun pihak keluarga tidak mau membuat laporan. Oleh karena itu, kami tidak bisa melakukan upaya tindak lanjut karena tidak ada dasar laporannya,” kata Kapolsek Sidayu Iptu Khairul Alam.

“Menurut saya, namanya pelecehan seksual itu dia buka baju. Nah, kriteria itu,” lanjutnya.

Khairul menambahkan bahwa anak itu juga tidak melakukan perlawanan.

“Dia itu juga nggak nangis. Kalau nangis kan waktu itu seketika juga orang tuanya tahu. Menurut saya, (pelaku) tidak melakukan pelecehan,” jelas Khairul.

Padahal, pria tersebut terlihat sengaja mencium anak perempuan yang saat itu mengenakan gamis dan jilbab panjang itu.

Setelah mencium anak itu dua kali, pria itu kemudian meninggalkan tempat kejadian.

Anak perempuan itu terlihat menyeka bibirnya kebingungan setelah dicium.

Setelah pria itu pergi, anak itu kembali masuk ke dalam toko menghampiri wanita dewasa yang berada di dalam karena diduga ketakutan.

Tim Pantau