Menua Bersama, Kakak Beradik Tewas di Rumahnya di Taman Sari hingga Membusuk

Garis polisi sudah dipasang polisi di rumah petak lokasi lansia kakak beradik tewas membusuk di Taman Sari, Jakarta Barat. (Foto: Tangkapan layar)Garis polisi sudah dipasang polisi di rumah petak lokasi lansia kakak beradik tewas membusuk di Taman Sari, Jakarta Barat. (Foto: Tangkapan layar)

Pantau – Polisi telah memasang garis polisi di TKP lansia kakak beradik tewas membusuk di Taman Sari, Jakarta Barat. Lampu di rumah mungil petak tersebut juga dalam kondisi mati.

Rumah lansia kakak beradik ini diperkirakan berukuran 3×4 meter. Pintu rumah petak tersebut berbahan kayu dan terdapat satu jendela di bagian tembok depan rumah. Di rumah lapuk inilah kakak beradik menua bersama hingga akhir hayat.

Warga setempat yang enggan disebut namanya mengungkapkan, usia kedua korban berkisar antara 60 dan 70 tahun. Dugaan sementara pihak kepolisian, keduanya meniggal karena sakit.

Lansia kakak beradik berinisial LS dan M ini tinggal di sebuah rumah petak di Gang Langgar RT 12 RW 07 Kelurahan Tangki, Kecamatan Taman Sari, Jakarta Barat.

Diberitakan sebelumnya, dua lansia diketahui kakak beradik tewas membusuk di Taman Sari, Jakarta Barat. Jasad keduanya diketahui setelah warga mencium bau busuk dari rumah yang dihuni kakak beradik tersebut.

“Berdasarkan laporan, ada aroma tak sedap dari rumah yang ditinggali oleh 2 orang yang diduga kakak beradik ini,” kata Kapolsek Taman Sari, AKBP Rohman Yongki Dilatha dilansir dari detikcom, Jumat (25/11/2022).

Keduanya berjenis kelamin perempuan dengan inisial LS dan M. Yongki mengatakan bahwa sang kakak merupakan orang dengan gangguan jiwa (ODGJ), sementara adiknya bekerja sebagai pemulung.

“Informasinya, yang satu ODGJ dan yang satu pengumpul barang bekas,” ucapnya.

Yongki menduga bahwa keduanya meninggal karena sakit. Ia mengatakan tidak menemukan tanda kekerasan pada kedua jenazah usai dievakuasi.

“Dari hasil autopsi tidak ditemukan adanya tanda kekerasan, karena sakit,” ucapnya.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni