Petugas Pembersih Septictank Buang Tinja Sembarangan Denda Rp5 Juta

Headline
Dua petugas pembersih septictank yang membuang limbah kotoran manusia sembarangan.(Foto: Dinas Lingkungan Hidup).

Pantau – Petugas pembersih septictank yang membuang limbah kotoran manusia sembarangan ke dalam saluran air yang berada di sisi Jalan Ahmad Yani, Bypass, Kecamatan Matraman, Jakarta Timur didenda Rp5 juta oleh Dinas Lingkungan Hidup (DLH) DKI Jakarta.

Humas DLH DKI Jakarta, Yogi Ikhwan, Selasa (22/11/2022) mengatakan kepada Pantau.com, pelaku ditangkap sekitar pukul 11.00 WIB, Senin (21/11/2022). Sopir tersebut membawa truk dengan nomor polisi B-9631-UFA.

“Pelanggar dikenakan sanksi administrasi berupa denda uang paksa sebesar Rp 5.000.000,- (Lima Juta Rupiah) disetorkan ke Kas Daerah melalui Bank DKI Cabang Dinas Lingkungan Hidup Provinsi DKI Jakarta dan Dinas Lingkungan Hidup akan merekomendasikan pencabutan izinnya ke DPMPTSP,” kata Yogi.

Yogi mengatakan, sudah menemukan dua sopir nakal yang membuang kotoran manusia sembarangan. Idealnya sopir membuangnya di tempat yang disediakan Pemprov DKI Jakarta.

“Dua kali ditangkap, harusnya buangnya di instalasi pelimbahan domestik, ada di Duri Kosambi dan Pulo Gebang. Sekarang sedang di BAP oleh penyidik pegawai negeri sipil (PPNS), masih proses nanti kita rilis,” terang Yogi.

Seperti yang dilihat tim Pantaucom pada video yang beredar, Senin (21/11/2022) terlihat truk berwarna kuning sedang berhenti di pinggir jalan.

Kemudian pemotor merekam belakang truk yang ada tumpukan selang sehingga menyerupai truk tinja.

“Buang tahi di sini nih, ini pelatnya,” kata perekam.

Tim Pantau
Editor
Desi Wahyuni
Penulis
Desi Wahyuni