Polisi Tangani Laporan Pelecehan Seksual 10 Mahasiswi di Mataram

Headline
Kasubbid Renakta Ditreskrimum Polda NTB AKBP Ni Made Pujawati. (ANTARA/Dhimas B.P.)

Pantau – Polda Nusa Tenggara Barat menangani laporan dugaan pelecehan seksual terhadap sepuluh mahasiswi di Kota Mataram.

Laporan tersebut datang dari laporan Tim Biro Konsultasi dan Bantuan Hukum (BKBH) Fakultas Hukum Universitas Mataram (Unram).

Ajun Komisaris Besar Polisi Ni Made Pujawati selaku Kepala Sub Bidang Remaja, Anak, dan Wanita (Renakta) Direktorat Reserse Kriminal Umum (Ditreskrimum) Polda NTB membenarkan perihal adanya penanganan laporan dugaan pelecehan seksual.

“Iya, laporannya sudah kami tindak lanjuti dan sekarang masih kami tangani,” kata AKBP Ni Made Pujawati.

Pujawati memilih tidak berkomentar tentang progres penanganan laporan tersebut karena korban dari kasus ini perempuan dari kalangan mahasiswa.

Direktur BKBH Fakultas Hukum Unram, Joko Jumadi mengungkapkan bahwa terlapor dalam dugaan ini merupakan pria berusia 65 tahun asal Lombok.

“Sebut saja dia (terlapor) ini Mister X,” kata Joko.

BKBH melaporkan perbuatan Mister X ke Polda NTB pada Maret 2022. Dalam laporannya, BKBH turut melampirkan penjelasan perihal modus Mister X melakukan pelecehan seksual terhadap korban.

“Mister X ini mengakunya punya power (kekuatan) untuk melobi, membantu korban yang mau masuk perguruan tinggi, dan menyelesaikan skripsi,” ujarnya.

Joko menjelaskan, jika lulus perguruan tinggi dan skripsi berjalan lancar, Mister X meminta bayaran kepada korban dengan melayani hasrat seksualnya.

“Jadi dari modus yang dia jalankan itu sudah ada sedikitnya lima mahasiswi yang dia ‘tiduri’,” ucap dia.

Menurut catatan BKBH yang berasal dari pengakuan 10 korban, Mister X menjalankan modus demikian terhitung sejak Oktober 2021 hingga Maret 2022.

“Maret 2022 itu berhenti karena kami laporkan,” kata Joko.

Joko menegaskan bahwa pihaknya mendukung kepolisian menangani kasus ini hingga tuntas. Ia berharap agar polisi mampu mengungkap kebenaran perbuatan yang dituduhkan kepada Mister X.

“Jadi dalam kasus ini, kami siap mendukung kebutuhan polisi, baik untuk menghadirkan saksi maupun kelengkapan alat bukti lainnya,” ujarnya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia