Selain Tabrak Polisi, Mobil Pelat RFH di Pancoran juga Bikin Ringsek Mobil TNI!

Headline
Ilustrasi. (Foto: Pantau.com/Adryan Novandia)Ilustrasi. (Foto: Pantau.com/Adryan Novandia)

Pantau – Pengendara roda empat berpelat RFH yang ditangkap polisi rupanya juga menabrak kendaraan dinas (randis) Mabes TNI selain menabrak Polisi Jalan Raya (PJR) Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Metro Jaya di Tol Pancoran, Jakarta Selatan.

“Nabrak mobil Sat PJR, terus nabrak juga mobil dari Mabes TNI,” kata Kasat PJR Ditlantas Polda Metro Jaya Kompol Sutikno, Jumat (5/8/2022).

Randis Mabes TNI yang ditabrak ini mengalami kerusakan. Namun beruntung tak sampai menimbulkan korban jiwa dari tabrakan ini.

“(Mobil TNI) rusak itu dibawa ke Pancoran (Subdit Gakkum Ditlantas Polda Metro Jaya) dinaikkan towing. Pengemudinya nggak apa-apa,” jelas Sutikno.

Sebelumnya diberitakan mobil berpelat RFH tidak terima lantaran ditegur karena pakai strobo. Akibatnya, seorang anggota polisi PJR Ditlantas Polda Metro Jaya ditabrak oleh pengendara saat sedang bertugas.

“Tadi anggota saya sedang patroli rutin. Seketika, menemukan mobil menggunakan pelat rahasia. Kemudian diberhentikan, mobil tersebut kabur,” kata Sutikno.

Sutikno mengatakan peristiwa itu terjadi pada pukul 14.00 WIB. Saat itu, anggotanya mencoba menegur pengemudi mobil yang menggunakan strobo. Namun, pengendara mobil tersebut tidak kooperatif. Pengemudi mencoba kabur hingga menabrak petugas.

“Mobil pelat rahasia tidak boleh pakai strobo. Yang boleh itu hanya mobil dinas TNI-Polri,” jelas Sutikno.

Ia mengatkan pihaknya sempat mengejar mobil tersebut. Kini, pengemudi mobil berpelat RFH telah ditangkap di Bintara, Bekasi.

“Dilakukan pengejaran, tertangkap di Bintara. Sekarang diserahkan ke Gakkum kalau lebih jelas. Saya juga belum tahu siapa nama pengemudinya. Yang jelas ke Gakkum, lebih jelas,” tutur Sutikno.

Ia menambahkan anggotanya yang tertabrak masih dalam perawatan. Korban menderita luka di bagian kaki.

“Dia tadi sakit di bagian kaki dan dada karena ditabrak pengendara. Tadi bawa ke klinik,” pungkasnya

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino