Terlilit Utang Judi Online, Pria yang Bunuh Ibu Paruh Baya di Bandung Ditangkap Polisi

Headline
Kepala Satreskrim Polresta Bandung, AKP Oliestha A Wicaksana, berbincang dengan DS di Kantor Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin, (4/6/2022). ANTARA/Bagus A Rizaldi

Pantau – Pria berinisial DS (34) ditangkap Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polresta Bandung karena telah membunuh ibu paruh baya berinisial GEJ yang berusia 51 tahun. Pembunuhan yang dilakukan DS disebabkan dari utang judi online.

Kepala Satreskrim Polresta Bandung, AKP Oliestha A Wicaksana, mengatakan peristiwa pembunuhan itu terungkap bermula dari penemuan korban yang tergeletak tak bernyawa di rumahnya di Desa Cinunuk, Kabupaten Bandung, pada Senin, (27/6/2022).

“Korban terakhir dapat dihubungi itu Sabtu sore, sekitar pukul 18.00 WIB, dan pada hari Seninnya baru ditemukan petugas keamanan dan warga, bahwa korban sudah meninggal dunia, kurang lebih dua hari,” ujarnya di Kantor Polresta Bandung, Kabupaten Bandung, Jawa Barat, Senin, (4/7/2022).

Saat penemuan itu, warga setempat terpaksa mendobrak rumah korban yang terkunci.

Dalam penyelidikan yang dilakukan pihak kepolisian, akhirnya pelaku DS ditangkap di Banjar, Jawa Barat, setelah berpindah-pindah karena melarikan diri.

Ia menjelaskan, DS menghabisi nyawa korban karena motif ekonomi. Awalnya, kata dia, DS menyambangi korban karena hendak meminjam sejumlah uang.

Namun GEJ menolak permintaan DS itu hingga pelaku naik pitam. Sehingga, kata dia, DS berupaya menusuk leher korban memakai pisau pemotong alias cutter.

“Kemudian korban berteriak dan pelaku berusaha menusukkan cutter ke leher korban, namun gagal dan cutternya patah,” kata dia.

Tidak sampai di situ, DS membekap mulut GEJ hingga tak berdaya dan membenturkan kepalanya hingga akhirnya tewas.

“Antara korban dan pelaku saling mengenal, jadi korban dan pelaku sebelumnya pernah bekerjasama, saling meminjamkan modal, terkait usaha pelaku berjualan kerupuk dan lain sebagainya,” katanya.

Setelah GEJ tak bernyawa, DS kabur dengan membawa sejumlah barang milik korban, mulai dari kendaraan, laptop, hingga ponsel.

Sementara itu, DS mengaku nekat berlaku begitu karena terlilit utang. Selain itu, ia pun mengaku sering membawa pisau cutter tersebut kemanapun ia pergi.

“Uang yang saya mau pinjam itu untuk bayar utang, utang judi online,” kata DS.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Firdha Rizki Amalia