Viral Taxi Liar Bandara Soetta Patok Tarif Rp900 Ribu, Ini Tanggapan Polres

Headline
Landasan Pacu atau Runway 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta). (Foto: Antara/Muhammad Iqbal)Landasan Pacu atau Runway 3 Bandara Soekarno Hatta (Soetta). (Foto: Antara/Muhammad Iqbal)

Pantau – Polisi menyebut HS sebagai pelaku calo getok tarif taksi sebesar Rp900 ribu di Bandara Soekarno Hatta (Soetta) yang viral di Media Sosial (Medsos) sudah tidak lagi bekerja.

Kepala Satuan Reserse Kriminal (Kasat Reskrim) Polres Bandara Soetta Kompol Reza Fahlevi mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Angkasa Pura perihal video yang viral, klarifikasi dari Angkasa Pura ialah HS sudah tidak terdaftar jadi mitra untuk jasa angkutan.

“Kita sudah berkoordinasi dengan Angkasa Pura, dan meraka sudah mengklarifikasi nama HS pelaku yang viral tidak lagi terdaftar sebagai karyawan dari perusahaan jasa angkutan yang jadi mitra Angkasa Pura,” kata Reza saat dikonfirmai pantau.com, Kamis (25/5/2023).

Reza menjelaskan, bahwa HS memang sering berada di Bandara Soetta, untuk supir taksi berinisal RS yang membawa korban hanyanyalah freelance. ”HS memang sering di Soetta dan RS yang membawa korban itu hanya supir musiman atau freelnce,” ucapnya.

Sebelumnya, diketahui dalam video viral tersebut, terlihat seseorang pria mengaku menjadi korban pemerasan modus taksi liar di Terminal Bandara Soetta, ia menyebutkan harus membayar sebesar Rp900 ribu untuk tarif perjalanan taksi tersebut.

Pada video itu, ia menerangkang pergi dari Terminal 3 Bandara Soetta hingga Jakarta, dirinya menaiki taksi tersebut usai lakukan penerbangan dari Medan ke Jakarta.

Sebagai informasi, video tersebut dibagikan oleh akun Medsos Platform Tiktok dengan username @feli.zulhendri.

“Jadi bagi teman-teman yang terbang ke Terminal 3 Soetta, gua nggak pernah ketemu ini di Terminal 1 dan 2, tapi pertama kali ini gua kenal di Terminal 3. Jadi teman-teman hati-hati dengan orang-orang yang seakan-akan tuh sales taksi resmi. Jadi kalau teman-teman ke counter taksi, itu ada orang-orang berdiri di sekitarnya tuh, nawarin juga tuh. Nah, hati-hati dengan mereka. Kalau mereka bukan dari counter resmi, jangan naik,” sepenggal kata awalan video, dikutip dari video @feli.zulhendri.

Tim Pantau
Penulis
Sofian Faiq