Gara-gara Banyak Koruptor e-KTP, Mendagri Takut Teken Kontrak

Pantau.com Maraknya kasus korupsi dalam proyek e-KTP ternyata membuat proyek tersebut tertunda hingga 1,5 tahun. Bahkan, Politisi PDIP ini curhat jika pegawainya tidak ada yang berani teken kontrak para pemenang tender proyek e-KTP. 


 


"Mohon maaf soal KTP, saat ini ribut, ributnya dua tahun. (Pegawai) teken


kontrak (tender proyek) KTP saja tak berani," ujar Tjahjo disambut tawa


para kader dan simpatisan yang hadir dalam acara Seminar Nasional di Hotel


Acacia, Kramat, Jakarta Pusat, Kamis (21/12).


 


Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo pun meminta maaf kepada masyarakat Indonesia khususnya untuk para remaja yang telah melakukan perekaman KTP dan belum mendapatkannnya.


 


"Saya kira setiap tahun, 1,5 juta remaja yang masuk usia dewasa. Sehingga


(pembuatan) SIM juga ada problem, KTP juga kunci jadi tidak dapat


digunakan," tambah Tjahjo.


 


Sementara itu, skandal korupsi proyek e-KTP saat ini tengah diselidiki oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK), dengan potensi kerugian negara mencapai Rp 2,3 triliun. (Dini Afrianti Efendi)

Tim Pantau