KPU RI Peringatkan Parpol Segera Lengkapi Berkas Persyaratan Pendaftaran Pemilu 2024

Headline
Ketua KPU RI Hasyim Asy'ari. (ANTARA/Boyke Ledy Watra)

Pantau – Ketua KPU RI Hasyim Asy’ari memperingatkan beberapa partai politik (parpol) yang belum melengkapi berkas sebagai peserta Pemilu 2024 agar segera diserahkan segera ke KPU.

Hasyim menegaskan, bagi parpol yang belum melengkapi berkas hingga batas akhir 14 Agustus 2022 pukul 23.59 WIB, dianggap gugur bila tidak melengkapi berkas tersebut.

“Walaupun ada partai politik sudah datang, sudah menyerahkan dokumen pendaftaran surat pendaftaran dan dukungan persyaratan, kalau sampai dengan batas waktu akhir masa pendaftaran yaitu 14 Agustus 2022 jam 23.59 WIB dinyatakan tidak mendaftar, karena dokumennya tidak lengkap,” kata Hasyim saat jumpa pers di KPU, Jalan Imam Bonjol, Jakarta Pusat, Rabu (10/8/2022).

Hasyim memaparkan, ada dua kategori parpol bisa dinyatakan gugur jika tidak melengkapi berkas calon peserta Pemilu 2024. Pertama, parpol sudah hadir mendaftar, namun berkas persyaratan tidak lengkap hingga batas akhir pendaftaran. Maka, parpol yang bersangkutan dinyatakan gugur dengan berita acara berkas tidak lengkap.

“Kategori kedua adalah parpol yang memang sudah nyata-nyatanya memegang langsung Sipol tapi dapat dengan batas waktu terakhir pendaftaran 14 Agustus 2022 jam 23.59 WIB tidak unggah data misalkan, tidak menyerahkan surat pendaftaran dan tidak menjelaskan dokumen persyaratan atau mungkin sudah pernah unggah Sipol tetapi sampai dengan batas seperti itu tidak hadir di sini dan tidak melengkapi dokumennya memakai tidak dapat daftar,” lanjutnya.

Sementara itu, Ketua Divisi Bidang Teknis KPU RI Idham Holik membeberkan, besar kemungkinan adanya potensi penumpukan parpol di hari jelang penutupan pendaftaran peserta Pemilu 2024. Oleh karenanya, lanjut Idham, KPU RI memunyai divisi ‘help desk’ untuk menangani hal tersebut.

“Dalam rangka mengantisipasi adanya penumpukan antrian pendaftaran pada hari terakhir, kami melalui help desk setiap hari berkomunikasi kepada parpol,” kata Idham.

Nantinya, divisi tersebut bakal berkomunikasi dengan beberapa parpol yang belum mendaftar sebagai peserta Pemilu 2024 ke KPU RI. Idham menambahkan, divisi ‘help desk’ KPU RI juga bakal lebih intens memotivasi operator admin akun Sipol.

“Help desk juga menyampaikan atau memberikan apa berupaya untuk bertanya tentang progres ya, progres input data dan help desk juga memberikan motivasi kepada operator admin akun sipol agar secara intens dan memiliki progres yang cukup baik dalam upaya menginput data atau mengunggah data ke akun sipol,” ujarnya.

Tim Pantau
Editor
Khalied Malvino