Pantau Flash
Sri Mulyani Usul Minuman Manis dalam Kemasan Jadi Objek Cukai
Wabah Virus Korona Dongkrak Harga Emas ke Level Tertinggi
Ketua DPRD Sebut Surat Anies Baswedan Soal Formula E Ilegal
Freeport Keluarkan Kocek 600 Juta Dolar AS untuk Bangun Smelter
Victoria Keluarkan Peringatan Berhati-hati Terhadap WNI Terkait Korona

10 Fakta Tersembunyi Coca-Cola, Mengandung Kokain hingga Santa Claus

10 Fakta Tersembunyi Coca-Cola, Mengandung Kokain hingga Santa Claus Santa Claus dalam iklan Coca-Cola. (Foto: Flickr)

Pantau.com - Siapa yang tak mengenal Coca-Cola? minuman favorit sewaktu anak-anak yang berasal dari Atlanta Georgia ini telah dijual di lebih dari 200 negara.  

Nama Coca-Cola berasal dari tanaman coca dan kacang kola. Lebih dikenal dengan Coke, minuman ini ternyata merupakan anggur merah yang dicampur dengan kokain lho guys.

Menjadi primadona di seluruh penjuru dunia, Coca-Cola juga mempunyai rahasia yang jarang diketahui banyak orang. Berikut Pantau.com rangkum fakta-fakta menarik Coca-Cola dari berbagai sumber.

1. Resep Menjadi Rahasia Umum

Menjadi minuman favorit banyak orang, resep Cola-Cola ternyata bukan lagi rahasia perusahaan. Diketahui pada 2011, This American Life mengklaim telah merilis resep Cola-Cola yang ditemukan dalam buku catatan berusia 130 tahun milik sahabat penemu minuman fenomenal itu.

Sekitar 15 bahan pokok dituliskan dalam resep itu, yakni kayu manis, neroli, ketumbar, dan minyak pala. Namun, pihak Coca-Cola sendiri menyebutkan bahwa resep yang dirilis untuk publik itu merupakan resep lama. Gimana terarik bikin dirumah?

2. Coca-Cola Awal Tak Mengandung Banyak Kokain

Sudah tahu kalau ternyata Coca-Cola mengandung banyak kokain? Diciptakan oleh apoteker John Pemberton pada 1886, minuman ini awalnya dipromosikan sebagai tonik otak untuk menghilangkan sakit kepala dan kelelahan. 

Coca-Cola awal mengandung bahan dari kacang kola, termasuk kafein dan kokain, namun tak sebanyak yang orang selama ini duga. Diketahui, ada sekitar 9 miligram per gelas dan hal itu dihapus pada tahun 1903.

3. Coke Pertama 

Poster Coca-Cola tahun 1895. (Foto: Wikimedia)

Seperti dijelaskan di atas, awal mulanya Cola-Cola mengandung anggur merah dan kokain. Inspirasi Pemberton untuk minuman ini adalah rauan populer bernama Vin Mariani yang ditemukan di Prancis, dan merupakan campuran anggur merah Bordeaux dan kokain.

Namun, di bagian Deep South, Amerika Serikat, gerakan anti-alkohol memberi gagasan Pemberton untuk menciptakan minuman tanpa alkohol.

Gambar di atas merupakan poster Coca-Cola tahun 1895 yang menunjukan bagaimana Coca-Cola dipasarkan sebagai minuman yang memperkuat dan menyegarkan tubuh serta otak.

Baca juga: 5 Game Mirip PUBG yang Bisa Dimainkan Tanpa Kuota

4. Puncak Kesuksesan Coca-Cola

Pengusaha bernama Asa Griggs Candler telah membawa Coca-Cola ke puncak kesuksesan. Usai membeli saham Coca-Cola pada 1888 dengan harga USD550, ia memasarkan minuman itu secara agresif dan mengasilkan pundi-pundi uang sebagai hasilnya.

Cara yang dilakukan Candler untuk memasarkan minuman itu dengan memberikan kupon gratis untuk sampel Coca-Cola pada tahun 1890an.

5. Botol Coca-Cola

Botol Coca-Cola. (Foto: Coca-Cola)

Coca-Cola awalnya hanya dijual dengan menggunakan keran, pada 1899, barulah Coca-Cola resmi menggunakan botol. Pada 1915, Coca-Cola mengadakan kompetisi untuk membuat desain botol yang menjadi ciri khas minuman soda itu.

The Root Glass Company memenangkan kompetisi itu dengan desain bulat botol yang ditiru dari biji kakao, bahan yang diyakini salah di Coca-Cola.

6. Branding Kuat Coca-Cola

Santa Claus dalam iklan Coca-Cola. (Foto: Flickr)

Branding yang dibuat Coca-Cola dalam iklannya meningkatkan popularitas minuman itu. Slogan populer pertama dalam iklan Natal 1936 adalah "istirahat yang menyegarkan" yang diciptakan oleh Archie Lee pada 1929.

"Istirahat atau break sampai saat ini masih identik dengan Coca-Cola. Fakta lainnya adalah Coca-Cola merupakan sponsor pertama Olimpiade Musim Panas yang diselenggarakan di Amsterdam pada 1928. 

Branding Coca-Cola juga telah membentuk cara berpikir kita tentang Santa Claus yang digambarkan seorang pria tua dengan pipi merah, pakaian berwarna merah, dan memiliki tubuh yang gemuk dengan janggut putih.

7. Coca-Cola Kopi

Pernah terbayang meminum Cola-Cola di pagi hari dengan perut yang kosong? Pada 1980an, merek ini mencoba hal baru dengan menggantinya sebagai kopi dingin dan bersoda.

Sebuah artikel Los Angeles Times menulis bahwa hanya masyarakat agraris yang menikmati minuman pahit panas di pagi hari. Namun, kampanye PR gagal karena orang tidak dapat diyakinkan bahwa normal untuk bangun dengan soda.

Baca juga: Tak Selamanya Buruk, Ini 5 Manfaat Kopi untuk Tubuh

8. Minuman Pertama di Ruang Angkasa

Saking terkenalnya, Coca-Cola merupakan minuman ringan pertama yang dikonsumsi di ruang angkasa. Pada 1985, para astronot yang naik pesawat Space Shuttle Challenger meminum minuman bersoda dari kaleng khusus Coca-Cola.

9. Konsumsi Coca-Cola Jarak Dunia-Bulan dan Kembali Lagi

Coca-Cola adalah minuman bersoda yang paling banyak dikonsumsi, jadi mungkin tidak mengherankan bahwa jika Anda mengumpulkan semua botol Coke yang pernah dikonsumsi, itu akan membutuhkan banyak ruang.

Faktanya, jika Anda mengemas setiap tetes Coca-Cola yang pernah diproduksi dalam botol 227ml dan meletakkannya dari ujung ke ujung, mereka akan mencapai bulan dan kembali lebih dari 2.000 kali.

10. Perlu 11 Tahun untuk Mencoba Setiap Produk

Coca-Cola Company tidak hanya menjual Coke, merek ini memiliki sekitar 4.000 minuman berbeda di 500 merek. Faktanya, Coca-Cola membuat begitu banyak produk, jika Anda mencoba satu produknya setiap hari, Anda perlu 11 tahun untuk mencoba semuanya.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: