Pantau Flash
Sri Mulyani Usul Minuman Manis dalam Kemasan Jadi Objek Cukai
Wabah Virus Korona Dongkrak Harga Emas ke Level Tertinggi
Ketua DPRD Sebut Surat Anies Baswedan Soal Formula E Ilegal
Freeport Keluarkan Kocek 600 Juta Dolar AS untuk Bangun Smelter
Victoria Keluarkan Peringatan Berhati-hati Terhadap WNI Terkait Korona

5 Fakta Serangan Hiu pada Manusia yang Belum Kamu Ketahui

5 Fakta Serangan Hiu pada Manusia yang Belum Kamu Ketahui Ilustrasi Megalodon. (Foto: Youtube/Bright Side)

Pantau.com - Menurut International Shark Attack, kemungkinan Anda akan bertemu dengan hiu di alam bebas sekitar 1:11.500.000. Bahkan, Anda lebih memungkinkan terluka di dalam perahu atau kecelekaan sepeda daripada Anda berada dalam serangan hiu.

Dari hampir 500 spesies hiu, hanya sekitar 30 yang pernah menyerang manusia, seperti great white, tiger, dan bull, bertanggung jawab atas sebagian besar kematian manusia.

Berikut 5 fakta menarik tentang serangan hiu pada manusia dikutip dari Readers Digest.

Baca juga: Masih Jadi Bahan Makanan di Inggris, Dua Spesies Hiu Terancam Punah

1. Korban serangan hiu

Ilustrasi peselancar. (Foto: Pixabay)

Menurut Florida Museum of Natural History, peselancar dan orang yang berpartisipasi dalam olahraga tersebut menyumbang 65 persen korban serangan hiu pada 2014, diikuti perenang 32 persen, dan yang paling kecil para snorkel yakni 3 persen.

2. Pertahanan dari hiu

Ilustrasi serangan hiu. (Foto: Pixabay)

Meninju hiu bukanlah pertahanan terbaik ketika Anda diserang oleh hiu, karena mengayunkan lengan ketika di air akan jauh lebih sulit.

Andrew P. Nosal dari lembaga Scripps Oseanografi The New York Times mengatakan, pertahanan seperti mengenai mata atau insang hiu merupakan hal baik karena area tersebut merupakan sangat sensitif.

3. Hiu menyerang pria

Ilustrasi serangan hiu. (Foto: Pixabay)

Menurut Nat Geo Wild, 93 persen dari 1.580 serangan hiu pada 2010 yakni pada anak laki-laki atau pria. Hal itu karena lebih banyak pria yang melakukan kegiatan berselancar, dan semua aktivitas yang berkaitan dengan penyelaman.

Baca juga: Rekaman 28 Detik Penampakan Hiu Besar Ini Bikin Heboh Twitter

4. Hiu tidak menyerang dengan sengaja

Ilustrasi hiu. (Foto: Pixabay)

Hiu terkadang keliru dengan mangsa mereka dalam air yang keruh. John Carlson, seorang ahli biologi di the Southeast Fisheries Science Center, mengatakan kepada New York Times, bahwa seekor hiu dapat keliru antara mangsa sebenarnya. 

Ia juga mengatakan, hiu bisa dengan keliru menyerang manusia karena perhiasan yang berkilau karena pantulan cahaya matahari di pergelangan kaki atau tangan korban. Ia juga menyarankan untuk wisatawan meninggalkan atau melepaskan perhiasan sebelum berenang di laut.

5. Serangan hiu di air tawar

Ilustrasi hiu. (Foto: Pixabay)

Hiu bull, salah satu spesies hiu paling agresif, dapat bertahan hidup di sungai, danau, selain di lautan. Sudah banyak ditemui pertemuan manusia dengan hiu di air tawar. 

Meski demikian, George Burgess, Direktur International Shark Attack di Florida Museum of Natural History, kepada NPR, mengatakan populasi hiu di Amerika dan dunia mengalami penurunan. Di sisi lain, populasi manusia yang terus meningkat menambah jumlah manusia di dalam air, bukan jumlah hiu.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam