Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

5 Mitos Seputar Kanker Payudara yang Perlu Kamu Ketahui

5 Mitos Seputar Kanker Payudara yang Perlu Kamu Ketahui Ilustrasi Stop Kanker Payudara. (Foto: shuttestock)

Pantau.com - Kanker payudara masih menjadi salah satu penyakit yang banyak membunuh wanita di Indonesia dan dunia. Penyakit yang satu ini memang menjadi momok tersendiri bagi kaum perempuan maupun laki-laki di dunia.

Kewaspadaan kaum wanita terhadap bahaya kanker payudara memang harus disadari sejak awal. Sayangnya banyak informasi yang tidak benar tentang kanker payudara yang beredar di masyarakat.

Apa saja mitos dan fakta seputar kanker payudara yang perlu kamu diketahui? Berikut lima diantaranya

1. Kafein Sebabkan Kanker Payudara

Faktanya: Tidak ada hubungan sebab akibat antara kafein dan kanker payudara. Sebenarnya, beberapa penelitian menunjukkan bahwa kafein sebenarnya bisa menurunkan risiko Anda. Sejauh ini tidak meyakinkan apakah nyeri payudara bisa dikaitkan dengan kafein.

Baca Juga: Waspada! Kanker Payudara Juga Menyerang Pria

2. Hanya Diderita yang Keluarganya Terkena Kanker

Faktanya: Hampir 70 persen perempuan yang didiagnosa kanker payudara tak memiliki faktor risiko yang dapat diidentifikasi untuk penyakit ini. 

Tapi riwayat keluarga memang bisa menjadi salah satu faktor risikonya. Jika orang tua telah menderita kanker payudara, risiko terkena penyakit ini kira-kira dua kali lipat pada keturunannya. Jika Anda memiliki dua kerabat dengan penyakit ini, maka risiko Anda meningkat.

3. Antiperspirant Dapat Sebabkan Kanker

Faktanya: American Cancer Society mengakui perlu lebih banyak penelitian untuk membuktikanya. Namun, satu studi kecil menemukan jejak paraben pada sampel kecil tumor kanker payudara.

Paraben yang digunakan sebagai pengawet pada beberapa antiperspirant, memiliki sifat mirip estrogen yang lemah, namun penelitian yang bersangkutan tidak menimbulkan hubungan sebab-akibat antara paraben dan kanker payudara.

Baca Juga: Polisi: Pelaku Begal Payudara di Bintaro Putus Sekolah Sejak Kelas 3 SD

4. Setiap Benjolan di Payudara Adalah Kanker

Faktanya: Sekitar 80 persen benjolan di payudara disebabkan perubahan jinak, kista dan kondisi lainnya. Dokter menyarankan para perempuan melaporkan perubahan di payudaranya, karena deteksi dini kanker payudara sangat bermanfaat. 

Dokter mungkin merekomendasikan mammogram, ultrasound, atau biopsi untuk menentukan apakah benjolan tersebut bersifat kanker atau bukan.

5. Ukuran Payudara Kecil Berisiko Kecil Terkena Kanker

Faktanya: Tak ada hubungan antara ukuran payudara dengan risiko seseorang terkena kanker payudara. Ukuran payudara yang lebih besar mungkin lebih sulit diperiksa daripada payudara kecil, misalnya dengan pemeriksaan payudara klinis - bahkan mamogram dan MRI - lebih sulit dilakukan. 

Tapi semua wanita, terlepas dari ukuran payudara, harus melakukan pemeriksaan rutin dan pemeriksaan.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: