Pantau Flash
Blak-blakan Menkes: Pemerintah Tidak Ada Rencana untuk Subsidi Test PCR
Maluku Utara Diguncang Gempa 5,1 Magnitudo, Berpusat di Kedalaman 92 Km
Kabar Gembira! Menkes Buka Peluang Vaksinasi Usia 5-11 Tahun Dimulai Awal 2022
Polri Ringkus Komplotan Judi dan Pornografi Online, Raup Rp4,5 Miliar per Bulan
Kapolda Sumut Copot Kapolsek Kutalimbaru, Buntut Ulah Anak Buahnya Cabuli Istri Tahanan

5 Mitos Tentang Luka yang Masih Dipercaya Banyak Orang, Kamu Termasuk?

5 Mitos Tentang Luka yang Masih Dipercaya Banyak Orang, Kamu Termasuk? Ilustrasi Luka Bakar. (Foto: shutterstock)

Pantau.com - Ada banyak mitos yang berkembang di masyarakat seputar cara merawat luka, meski belum terbukti secara ilmiah tetapi diyakini bisa menyembuhkan, misalnya saja mengoleskan pasta gigi atau mentega ketika mengalami luka bakar karena diyakini dapat menyembuhkan luka, padahal faktanya tidak demikian.

Selain penanganan luka seperi diatas, apa saja mitos dan fakta seputar merawat luka?

1. Perih Tanda Obat Pembersih Luka Efektif

Ketika memakai obat pembersih luka, ada sensasi perih yang dirasakan oleh kulit. Perih bukan indikator tunggal obat pembersih luka bekerja secara optimal.

Beberapa obat atau cairan pembersih luka memang punya bahan aktif yang secara alami sifatnya mengiritasi kulit sehingga timbul rasa perih.

Baca Juga: 5 Makanan yang Dianggap Tinggi Lemak Ini Justru Sangat Menyehatkan Lho

2. Luka Bisa Mengering Tanpa Plester

Ada orang yang menganggap luka sebaiknya tidak ditutupi plester, melainkan dibiarkan terbuka dan sembuh seiring berjalannya waktu. Ternyata ini hanya mitos. Adi menjelaskan, sudah ada penelitian pada 1962 yang membuktikan bahwa luka yang ditutup dan berada dalam keadaan lembab justru lebih cepat sembuh.

3. Plester Tak Perlu Diganti

Plester penutup luka sebaiknya diganti secara rutin, misalnya setiap kali kebasahan setelah terkena air ketika mandi. Setelah dibuka, jangan lupa bersihkan lagi luka dengan obat pembersih sebelum ditutup lagi dengan plester baru. Agar tidak sakit saat dilepas, basahi dulu bagian sekitar plester agar mudah dicopot.

Baca Juga: Bunga Wijaya Kusuma

4. Kasa Lebih Steril dari Plester

Serat-serat kasa yang besar sebenarnya mudah dimasuki oleh bakteri. Berdasarkan penelitian, bakteri bisa menembus hingga 64 lapis kasa. Bila ingin melindungi luka, lebih baik pakai penutup lain seperti plester.

5. Bernanah Tanda Luka Segera Sembuh

Nanah adalah hasil proses infeksi dan radang, bukti ada bakteri yang ada di luka. Yang harus dilakukan adalah membersihkan nanah yang bisa menghambat penyembuhan luka.

Tim Pantau
Editor
Kontributor - ANU
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: