Pantau Flash
Mendag Akan Kaji Bulog Impor Gula Konsumsi 200 Ribu Ton
Penyelidikan Dugaan Korupsi Megaproyek Kemenpar di Lombok Dihentikan
Singapura Kucurkan Dana Rp55 Triliun Atasi Dampak Virus Korona
Menkeu Usul Tarif Cukai Plastik, Penerimaan Negara Tambah Rp1,6 Triliun
Jumlah Kematian Akibat Virus Korona di China Tembus 2.000 Jiwa

5 Tanda yang Dialami Wanita Jelang Menopause

5 Tanda yang Dialami Wanita Jelang Menopause Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Periode transisi menuju menopause, yang dikenal sebagai perimenopause, ditandai oleh serangkaian perubahan pada tubuh dan pikiran. Sayangnya, tanda ini terkadang tidak menyenangkan dan sulit dihadapi. Berikut adalah beberapa perubahan yang dapat perempuan hadapi selama fase ini:

Baca juga: Perempuan Rutin Berhubungan Seks Kurangi Risiko Menopause Dini

1. Periode menstruasi tidak teratur

Siklus menstruasi mulai menunjukkan tanda-tanda gangguan, bisajauh lebih lama atau lebih pendek dari biasanya. Siklus berubah saat aliran menjadi jauh lebih berat atau lebih ringan. Tidak mengherankan, gejala sindrom pramenstruasi juga bisa menjadi lebih menonjol.


2. Berat badan bertambah

Banyak faktor akan meningkatkan kemungkinan kenaikan berat badan termasuk tingkat estrogen yang lebih rendah, resistensi insulin, metabolisme yang lebih rendah, dan peningkatan produksi hormon stres. Sebagian besar wanita meningkat berat badan di area perut, dan beberapa bahkan mungkin melihat perubahan dalam bentuk tubuh mereka.


3. Perubahan suasana hati

Wanita rentan terhadap berbagai tingkat iritabilitas, kesedihan, kecemasan dan ketegangan selama fase ini. Menurut Menopause Centre Australia, perubahan suasana hati dalam menopause dan perimenopause "dapat dikaitkan dengan fluktuasi hormon yang berhubungan dengan ketidakseimbangan dalam tingkat serotonin."

Baca juga: Penggunaan Wadah Plastik Tingkatkan Risiko Menopause Dini

4. Vagina kering

Menurut Dr. Sara Gottfried, ginekolog dan pendiri Gottfried Institute, California, vagina dapat mengalami degenerasi karena produksi estrogen atau testosteron menurun. Hal ini menyebabkan lebih sedikit pelumas dan penipisan dinding vagina, atau disebut atrofi vagina, yang dapat membuat hubungan seksual sangat menyakitkan. Masalah ini dapat diatasi dengan menggunakan pelembab atau pelicin sesuai saran dari seorang ginekolog.


5. Nyeri

Anda mungkin mulai mengalami rasa sakit dan ketidaknyamanan di banyak bagian tubuh. Nyeri otot dan nyeri sendi dianggap sebagai kejadian yang paling umum. Mereka yang rentan terhadap migrain dapat melihat lonjakan gejala ini sampai menopause tiba. Beberapa wanita mungkin juga merasakan sakit dan kesakitan di bagian payudara mereka.


Tim Pantau
Editor
Kontributor - RZK
Penulis
Kontributor - RZK
Category
Ragam

Berita Terkait: