Pantau Flash
MAKI Titipkan iPhone 11 ke KPK, Hadiah Sayembara Cari Nurhadi-Harun Masiku
WNI di Kapal Diamond Princess 'Kecewa' Jika Evakuasi Lewat Jalur Laut
Pesan BOPI untuk LIB: Jangan Ada Kericuhan di Liga 1 2020
Jelang Akhir Pekan Rupiah Melemah Rp13.760 per Dolar
Sebastian Vettel: SF1000 Jelas Lebih Meningkat Dibanding Tahun Lalu

5 Teori Konspirasi Soal Selebriti Dunia yang Akhirnya Terpecahkan

5 Teori Konspirasi Soal Selebriti Dunia yang Akhirnya Terpecahkan Konspirasi Artis Hollywood. (Foto: vanityfair)

Pantau.com - Salah satu bagian terbaik sekaligus terburuk dari internet adalah orang seringkali salah menilai informasi. Apalagi jika menyangkut teori konspirasi, terutama seputar kisah para selebriti.

Teori ini dibuat begitu serius, walaupun banyak juga yang dibalut sebagai lelucon. Namun jika semua yang ada di dunia maya itu betul, maka Stevie Wonder bisa melihat, Britney Spears seorang klon, Stephen King membunuh John Lennon, Beyoncé tak pernah hamil, dan hampir semua orang merupakan anggota Illuminati.

Semua teori itu, betapapun meyakinkannya, tentu saja keliru. Berikut beberapa teori konspirasi di internet yang benar-benar konyol.

1. TEORI: Avril Lavigne Sudah Meninggal Satu Dekade Lalu


Avril Lavigne. (Foto: Scott Gries/Getty Images)

Karir dan kehidupan Avril Lavigne telah berubah drastis dalam beberapa tahun terakhir. Mengawali karir dengan gemilang berkat lagu berirama punk rock seperti "Complicated" dan "Sk8ter Boi" yang memiliki lirik ceria, mudah diingat, dan melekat di telinga.

Namun di 2007, gaya musik Lavigne berubah, sehingga lebih terdengar pop. "Girlfriend" dan "Hello Kitty" cukup menjadi hits, tapi tak terdengar seperti karya dari artisi ini.

Berdasarkan teori, Lavigne sudah bunuh diri di 2003 pasca kedua orangtuanya cerai, sehingga dia digantikan oleh seseorang yang mirip dengannya, Melissa Vandella. Awalnya, Vandella memang disewa Lavigne untuk mengecoh para paparazzi, namun akhirnya menggantikan sosoknya ketika Lavigne meninggal. Hal inilah yang membuat musiknya menjadi lebih pop.

BOHONG: Teori ini didasarkan beberapa kekeliruan. Tak ada bukti bahwa orangtua Lavigne sudah cerai. Hidungnya mungkin memang berubah, tapi mungkin saja itu dilakukan dengan operasi plastik ketimbang digantikan oleh seseorang yang mirip.

Akhirnya, sebuah blog yang membuat hoax itu mengakui bahwa semua yang mereka lakukan adalah sebuah proyek untuk menunjukkan bagaimana sebuah berita bohong bisa terlihat benar.

Baca Juga: 5 Negara yang Melegalkan Bisnis Jual Beli Istri

2. TEORI: Stephen King Membunuh John Lennon


Mark David Chapman. (Foto: AP Photo/Marty Reichenthal)

Teori konspirasi terbaik yang meliputi The Beatles adalah mengenai sosok pembunuh John Lennon. Ada yang menyebut Mark David Chapman bukanlah pembunuh sebenarnya di 1980, tetapi Stephen King.

Ide ini dikembangkan Steve Lightfoot. Teorinya menjadi terkenal karena dia menginterupsi sebuah pertemuan warga di balai kota untuk menyampaikan pendapatnya ini. Akhirnya polisi mengamankannya dari ruang pertemuan.

Menurut Lightfoot, King adalah pembunuh sebenarnya karena dia mirip dengan Chapman. Dia pun mendapatkan izin untuk membunuh Lennon dari Presiden AS Richard Nixon dan Ronald Reagan, karena keduanya terganggu dengan gerakan pasifisme yang digelorakan Lennon untuk menentang perang.

BOHONG: Stephen King bukanlah Mark David Chapman, orang yang membunuh John Lennon.

3. TEORI: Britney Spears Sebuah Kloning


Britney Spears. (Foto: Mark J. Terrill/AP)

Ada banyak teori mengenai artis kloning, tetapi Britney Spears patut mendapatkan perhatian khusus.

Berdasarkan teori, tak lama setelah album klasiknya di 1999 "Baby One More Time," penyanyi ini bersama kekasihnya saat itu, Justin Timberlake, mengalami kecelakaan. Justin mengalami luka bakar serius, dan Britney tewas, kemudian dikeluarkanlah kloningannya.

Meski Justin Timberlake selamat dari kecelakaan itu, tetapi yang saat ini masih aktif bernyanyi juga merupakan kloning.

Menurut kabar itu, Britney Spears menjadi instrumen pemerintahan Bush untuk menjaring dukungan terhadap kebijakan invasi Irak.

BOHONG: Teknologi kloning belum ada. Sementara Britney dan Justin tak pernah mengalami kecelakaan.

Baca Juga: 5 Profesi Paling Banyak Dicari di Indonesia Saat Ini

4. TEORI: Lorde Sesungguhnya Berusia 48 Tahun


Lorde. (Foto: Angela Weiss/Getty Images)

Bagaimana mungkin anak berusia 17 tahun bisa membuat mahakarya seperti "Royals"? Mungkin karena sesungguhnya dia berusia 40an? Mereka yang tak percaya dia masih remaja mengacu pada ucapannya ke "The Virgin Suicides" "sangat cocok dengan saya sebagai remaja. Maksud saya, saya masih seorang remaja" dan mereka membandingkannya dengan pernyataannya di Vanity Fair, dimana dia bilang, "Saya sebenarnya 45 tahun."

BOHONG: Lorde lahir 1999. Emma Carmichael dari The Hairpin mendapatkan akta kelahirannya dari pemerintah Selandia Baru untuk mengkonfirmasi hal ini.

5. TEORI: Stevie Wonder Bisa Melihat


Stevie Wonder. (Foto: Brad Barket/Getty Images)

Hal yang diketahui publik soal Stevie Wonder adalah dia seorang musisi sempurna dan tunanetra.

Akan tetapi ada yang beranggapan bahwa sesungguhnya hal itu tak benar. ada anekdot yang dibuat mengenai Wonder, bahwa dia melakukan hal-hal yang hanya bisa dilakukan orang normal.

Seperti ada sebuah peristiwa ketika dia bisa mengambil mik yang terjatuh, serta soal keinginannya menjadi fotografer. Kemudian mengenai kesukaan Wonder nonton langsung pertandingan bola basket.

BOHONG: mata Wonder sudah tak bisa melihat sejak lahir, matanya tak tumbuh secara sempurna sehingga retinanya terpaksa dicopot.

Mengenai anekdot tadi, tentu saja dia bisa tahu jika mikrofonnya terjatuh karena bisa mendengar adanya gangguan pada suara. Keinginannya menjadi fotografer dan memegang kamera didasarkan pada rasa penasaran akan pengalaman tersebut. Terakhir, dia memiliki alasan yang sama dengan semua orang yang mendengarkan siaran pertandingan olahraga di radio sebelum adanya televisi, sehingga suka mendatangi pertandingan bola basket.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU
Category
Ragam

Berita Terkait: