Pantau Flash
Kementan: Kalung Anti Korona Bukan sebagai Antivirus
Rangkasbitung Banten Diguncang Gempa Magnitudo 5,4
Bursa Saham Kawasan Naik, IHSG Menguat 15,07 Poin
Eijkman: Flu Babi Membawa Semua Gen yang Pernah Menimbulkan Pandemi
Sudah Ada 29.919 Orang di Indonesia yang Sembuh dari COVID-19

8 Fakta Tentang HIV/AIDS yang Perlu Diketahui Semua Orang

8 Fakta Tentang HIV/AIDS yang Perlu Diketahui Semua Orang Ilustrasi. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Bahkan dengan semua kemajuan teknologi di bidang medis saat ini, AIDS masih merupakan salah satu penyakit paling berbahaya yang bisa menyerang manusia dan obatnya belum ditemukan.

Setiap tahun ribuan orang menjadi korban AIDS dan kehilangan nyawa mereka, termasuk anak-anak, yang orang tuanya telah menularkan penyakit ini bahkan sebelum mereka dilahirkan. AIDS (Acquired Immunodeficiency Syndrome) disebabkan oleh virus HIV (Human Immunodeficiency Virus), yang dapat sepenuhnya menghancurkan kemampuan tubuh untuk melawan penyakit dengan cepat, dengan mempengaruhi sistem kekebalan tubuh.

Virus HIV biasanya ditularkan melalui air mani, cairan vagina atau darah, sambil melakukan hubungan seksual tanpa kondom dengan orang yang terinfeksi. AIDS juga dapat menyebar dengan berbagi pisau cukur, jarum, dan sebagainya, yang telah menginfeksi darah pada mereka.

Walaupun AIDS dapat memengaruhi setiap aspek kesejahteraan kita, karena AIDS melemahkan sistem kekebalan tubuh, memberi jalan bagi sejumlah penyakit untuk memengaruhi para korban, ada beberapa gejala umum AIDS yang unik. Mereka adalah sakit perut, sakit tenggorokan, flu konstan, kehilangan nafsu makan, bisul di lidah, pembengkakan di daerah genital, diare konstan, dan lainnya.

Ada pengobatan yang dapat mengurangi gejala untuk sementara waktu, namun pada akhirnya, seluruh sistem kekebalan tubuh hancur dan perawatan berhenti bekerja, itulah sebabnya AIDS adalah penyakit yang sangat berbahaya! Dilansir Boldsky, inilah fakta menyeramkan tentang AIDS yang harus disadari setiap orang.

Baca juga: 5 Langkah Penting yang Harus Dilakukan Jika Orang Terdekat Mendidap HIV/AIDS

1. Belum ada obat untuk AIDS

Tidak ada obat yang dikenal untuk AIDS saat ini, meskipun, para peneliti medis dan perusahaan farmasi terus-menerus mencari obatnya. Dikatakan bahwa lebih dari 100 obat sedang diuji pada AIDS sekarang, yang bertujuan menyerang sel-sel yang terinfeksi dalam tubuh.

2. Seks tanpa kondom

Beberapa kasus AIDS paling awal dikatakan berasal dari Kinshasa, Kongo (Afrika), selama tahun 1959. Kemudian, pada tahun 1960-an, AIDS menyebar ke Amerika Serikat dan Eropa dan kemudian ke negara-negara Asia. Pada masa itu, selain dari hubungan seks tanpa kondom, berbagi jarum oleh orang-orang yang menggunakan narkoba adalah faktor utama.

3. Menciptakan kesadaran

Menurut statistik dan studi penelitian, dikatakan bahwa lebih dari 40% orang di seluruh dunia, tidak menyadari bahwa mereka menderita AIDS, sampai semuanya terlambat. Orang-orang ini biasanya melewati gejala seperti flu biasa atau penyakit ringan lainnya dan tidak mencari perawatan. Jadi, menciptakan kesadaran, terutama di daerah pedesaan sangat penting.

4. Kebersihan buruk

Praktek AIDS juga dapat menyebar melalui instrumen bedah yang terkontaminasi di rumah sakit yang tidak higienis, terutama di daerah pedesaan, di mana instrumen bedah telah digunakan pada pasien AIDS dan tidak dibersihkan. Jadi, rumah sakit harus sangat berhati-hati dalam hal kebersihan dan keselamatan.

Baca juga: Sunat Dapat Jadi Penyelamat Pria dari Risiko Terkena HIV/AIDS

5. Ibu yang terinfeksi

AIDS juga dapat ditularkan dari ibu yang terinfeksi ke anaknya yang belum lahir selama kehamilan, melalui darah. Itu juga dapat menyebar saat dia menyusui anaknya. Jadi, jika seorang wanita menderita AIDS, maka dia harus menahan diri untuk tidak hamil!

6. Umum di negara dunia ketiga

Menurut survei terbaru, lebih dari 36,7 juta orang hidup dengan AIDS di dunia! Dan di antara mereka, lebih dari 1,8 juta adalah anak-anak, yang orang tuanya menularkan penyakit kepada mereka. AIDS lebih umum di negara dunia ketiga dan negara berkembang.

7. Seks Anal

Walaupun AIDS dapat memengaruhi orang-orang dari segala usia, jenis kelamin, ras atau preferensi seksual, penelitian telah membuktikan bahwa orang yang melakukan seks anal sering lebih berisiko terkena AIDS. Jadi, kondom harus selalu dipakai saat melakukan hubungan seks anal.

8. Transfusi darah

AIDS juga dapat ditularkan melalui transfusi darah di rumah sakit, jika orang yang terinfeksi telah menyumbangkan darah. Jadi, setiap orang yang mendonorkan darah harus dites HIV.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: