Pantau Flash
Kemenpora Keluarkan Protokol Guna Perangi Wabah Virus Korona
12 Ruas Jalanan Kota Medan Resmi Ditutup Imbas Pandemi Korona
183 Jemaah Masjid Kebun Jeruk Dipindahkan ke RS Wisma Atlet
Anies Baswedan Perpanjang Tanggap Darurat Jakarta hingga 19 April
Positif COVID-19 Meningkat, 1.155 Kasus, 102 Meninggal, dan 59 Sembuh

Ada Aplikasi Pemerintah TRACETOGETHER untuk Pasien Korona Nih

Ada Aplikasi Pemerintah TRACETOGETHER untuk Pasien Korona Nih Ilustrasi pasien korona. (Pantau.com/Amin H. Al Bakki)

Pantau.com - Menteri Komunikasi dan Informatika (Menkominfo) Johnny G Plate meminta operator telekomunikasi menjaga kualitas jaringan selama kebijakan kerja dari rumah, work from home, dalam situasi darurat pandemi virus korona, COVID-19.

Imbauan tersebut tertuang dalam Keputusan Menteri Kominfo Nomor 159 Tahun 2020 tentang Upaya Penanganan COVID-19 melalui Dukungan Sektor Pos dan Informatika.

"Operator Telekomunikasi agar menyediakan layanan telekomunikasi dan internet dengan kapasitas dan kualitas layanan yang baik selama masa darurat COVID-19," kata Johnny saat jumpa pers yang disiarkan secara streaming, Kamis (26/3/2020).

Baca juga: Kualitas Video YouTube Turun Jadi Standard Definition Sebulan ke Depan

Kementerian meminta operator telekomunikasi melakukan optimasi, operasional dan pemeliharaan atau perbaikan jaringan, termasuk untuk Base Transceiver Station atau BTS dan perangkat telekomunikasi lainnya.

Sambil melakukan optimasi, Kominfo meminta operator seluler untuk tetap mematuhi aturan pemerintah tentang pembatasan interaksi dan physical distancing, menjaga jarak aman.

Berdasarkan Keputusan Menteri Kominfo Nomor 159 Tahun 2020, pemerintah juga akan memasang aplikasi TRACETOGETHER di ponsel pasien yang positif terinfeksi virus korona. Pemasangan aplikasi merupakan bentuk untuk mendukung Surveilans Kesehatan dengan metode tracing (penelusuran), tracking (pelacakan) dan fencing, (pembatasan).

Baca juga: Infografis Sederet Aplikasi yang Populer karena Kebijakan Social Distancing

Aplikasi TRACETOGETHER, yang terhubung dengan Kementerian Kesehatan, juga akan memberikan warning atau peringatan jika pasien melewati lokasi isolasi TRACETOGETHER, yang dikembangkan bersama operator seluler, memiliki fitur tracking, yang dapat melihat "log" pergerakan pasien positif COVID-19 selama 14 hari ke belakang.

Berdasarkan hasil penelusuran dan pelacakan, pemerintah akan memberikan peringatan kepada nomor yang berada di sekitar pasien positif COVID-19 untuk segera menjalankan protokol Orang Dalam Pemantauan (ODP).

Apikasi ini akan terhubung ke berbagai operator seluler agar menghasilkan visualisasi yang sama. Keputusan Menteri Kominfo Nomor 159 Tahun 2020 bersifat khusus, hanya berlaku untuk keadaan darurat wabah hingga keadaan kondusif dan status darurat berakhir.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Widji Ananta

Berita Terkait: