Vaksin Kominfo Vaksin Kominfo
Pantau Flash
Pemerintah Tegaskan Vaksin Dosis Ketiga Hanya untuk Nakes!
Teten Masduki Sebut Jangan Lagi Impor Alat Kesehatan dan Pertanian, Akan Koordinasi dengan Menkes dan Mentan
Mobilitas Kendaraan di Bandung dan Puncak Menurun pada Akhir Pekan Ini
Update COVID-19 Indonesia 25 September 2021, Penambahan Kasus Harian Terbanyak Ada di Jawa Tengah
Pandemi Belum Usai, PBNU Dorong Pemerintah Benahi Sistem Kesehatan Nasional

Apa Iya Pria Tampan dan Wanita Cantik Memiliki Otak Lebih Cerdas?

Apa Iya Pria Tampan dan Wanita Cantik Memiliki Otak Lebih Cerdas? Ilustrasi. (Foto: cosmo.ph)

Pantau.com - Penelitian yang dilakukan di Inggris dan Amerika Serikat menemukan fakta bahwa pria tampan dan perempuan cantik rata-rata memiliki IQ lebih tinggi 14 angka di atas rata-rata.

Penemuan tersebut sekaligus mematahkan mitos jika pirang bodoh atau pria ganteng tidak pintar.

Ternyata, orang ganteng atau cantik akan menarik pasangan yang tak hanya rupawan tetapi juga pintar. Temuan itu berdasarkan riset oleh London School of Economics (LSE).

Anak-anak dari pasangan ini cenderung mewarisi kedua kualitas itu.

Baca Juga: 5 Makanan Super Ini Siap Balikin Energi Kamu yang Hilang Usai Aktivitas

Peneliti LSE, Satoshi Kanazawa mengatakan,"Daya tarik fisik secara positif berhubungan dengan kepandaian umum, baik dengan maupun tanpa kontrol dari kelas sosial, ukuran tubuh dan kesehatan.

Hubungan antara daya tarik dan kepandaian umum juga lebih kuat terlihat pada pria daripada antara perempuan.

Dalam riset lainnya tentang kedudukan sosial, dia menemukan bahwa gadis kelas sosial menengah cenderung memiliki IQ lebih tinggi daripada mereka yang berasal dari kelas pekerja.

Di Inggris, penelitian itu menemukan bahwa pria yang secara fisik menarik memiliki IQ rata-rata 13.6 angka di atas normal sementara perempuan kira-kira 11.4 angka lebih tinggi.

Baca Juga: 5 Langkah Membuat Tubuh Tetap Bugar Setelah Duduk Lama

Penemuan Kanazawa berdasarkan pada National Child Development Study yang diikuti 17.419 orang sejak mereka dilahirkan  pada bulan Maret 1958.

Sepanjang masa kecil mereka hingga awal masa dewasa, mereka diberi serangkaian tes untuk kemajuan akademik, kepandaian dan ditandai pada penampilan.

Penelitian di Amerika diambil dari National Longitudinal Study of Adolescent Health yang melibatkan penelitian serupa dari 35.000 orang Amerika usia muda.

Tim Pantau
Editor
Nani Suherni
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: