Pantau Flash
Uji Klinis Fase 1 Vaksin Merah Putih Pertengahan 2021
PSSI Akan Gelar Kongres Tahunan Secara Tatap Muka Demi Hindari Gangguan Internet
Bupati Purwakarta Imbau Warganet Hati-hati dengan Akun Palsu yang Mencatut Namanya
Gunung Merapi Erupsi, Hujan Abu Guyur Sejumlah Wilayah di Boyolali
Korban Meninggal Dunia Akibat Gempa di Sulbar Mencapai 105 Orang

Apakah Diet Keto Aman Dilakukan Oleh Anak dan Remaja?

Apakah Diet Keto Aman Dilakukan Oleh Anak dan Remaja? Ilustrasi menu diet keto. (Foto: Pixabay)

Pantau.com -  Diet keto pada anak belakangan mulai diperkenalkan, namun untuk sejumlah kondisi khusus seperti epilepsi dan kanker otak.

Para peneliti menemukan, diet keto dapat membantu anak-anak mengurangi frekuensi kejang hingga 50 persen.

Baca juga: Ingin Diet Keto? Simak Dulu Fakta Berikut Ini

Lantas, apakah diet ini aman sepenuhnya untuk anak dan remaja? Para ahli kesehatan seperti dilansir Medical Daily mengatakan diet ini bisa untuk anak namun ada masalah yang bisa terjadi.

Namun, para ilmuwan belum menentukan efek jangka panjang keto pada anak-anak. Penting juga untuk mengetahui, makanan biasanya diberikan kepada anak-anak di bawah pengawasan dokter, perawat terdaftar, atau ahli gizi.

Dokter memerlukan konsultasi untuk mengetahui kebutuhan nutrisi anak-anak sebelum memulai diet baru. Hal ini untuk menghindari dampak negatif pada kesehatan dan pertumbuhan mereka di kemudian hari.

Jika diberikan secara tidak tepat, diet keto dapat menyebabkan defisiensi vitamin dan mineral, gangguan pertumbuhan, ketidakseimbangan elektrolit, kadar kolesterol darah tinggi, gula darah rendah dan masalah pencernaan, seperti mual, diare, dan sembelit, menurut Healthline.

Baca juga: Pakar Gizi: Diet Ketogenik Tak Sehat, Kamu Jangan Coba-coba!

Diet ini juga dikenal membatasi banyak makanan. Tetapi pendekatan semacam itu mungkin tidak bekerja dengan baik pada anak-anak karena tubuh mereka masih tumbuh dan berkembang.

Mereka membutuhkan nutrisi yang memadai, dan diet ketat, seperti keto, dapat mempengaruhi kesehatan mereka secara keseluruhan. Pada anak-anak, diet ini dapat mengembangkan perilaku tidak sehat, seperti gangguan makan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: