Pantau Flash
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan
Kasus Covid-19 di Indonesia Bertambah 802 Orang, Jateng Jadi Penyumbang Terbanyak

Apakah Makanan Tertentu Bisa Memicu Gangguan Tiroid?

Apakah Makanan Tertentu Bisa Memicu Gangguan Tiroid? Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com -  Secara umum tidak ada makanan tertentu yang menyebabkan gangguan tiroid pada seseorang, menurut Dokter Spesialis Penyakit Dalam di RS Pondok Indah – Puri Indah dr M. Ikhsan Mokoagow, Sp. PD, M.Med.Sci.

Namun, pada mereka yang mengalami masalah pada autoimun lalu tercetuslah penyakit Graves, maka sebaiknya kontrol asupan makanan mengandung iodium.

Baca juga: Kenali Gejala Tiroid Sejak Dini

"Secara umum enggak ada makanan tertentu yang menyebabkan gangguan. Kalau pada Graves disease, kontrol asupan iodium, karena bisa menambah gangguan autoimun," kata Ikhsan di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Penyakit Graves adalah penyakit yang terjadi karena adanya gangguan pada sistem kekebalan tubuh yang menyebabkan kelenjar tiroid menjadi agresif. Biasanya tanda penyakit ini bisa terlihat dari mata.

"Gejalanya, mata terus seperti melotot, merah karena autoimun menyerang mata. Kalau dilihat dari arah samping, mata (penderita) kelihatan menonjol ke depan," tutur Ikhsan.

Masalah gangguan tiroid baik itu hipertiroid maupun hipotiroid perlu segera ditangani. Pada penderita, denyut jantung bisa cepat atau bahkan lambat sehingga berisiko menganggu jantung dan berujung gagal jantung.

"Pilihan pertama obat. Hipotiroid bisa dengan pemberian hormon tiroid sintetis, kalau hipertiroid distabilkan hormon tiroidnya," ujar Ikhsan.

Baca juga: Stres dan Merokok Bisa Jadi Pemicu Terjadinya Gangguan Tiroid

Jika gejala kembali muncul, pilihan bisa dengan pemberian radioaktif iodium dan pembedahan namun berdasarkan diagnosis dokter antara lain mengenai benjolan yang muncul, keganasan, jumlah dan isi.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty