Asteroid Seukuran Burj Khalifa Dekati Bumi, NASA: Berpotensi Bahaya, Tapi…

Asteroid 2002 AJ129 dekati Bumi (Foto: Newsweek)Asteroid 2002 AJ129 dekati Bumi (Foto: Newsweek)

Pantau.com – Asteroid raksasa yang berukuran lebih besar dari gedung tertinggi di dunia Burj Khalifa dikabarkan akan melintasi orbit Bumi pada 4 Februari 2018. Asteroid bernama 2002 AJ129 itu memiliki ukuran luas 1,1 kilometer dan panjang 1.219 meter.


Lalu apakah berbahaya bagi Bumi?


Berdasarkan keterangan dari Center for Near Earth Object Studies NASA, kedatangan asteroid 2002 AJ129 dikategorikan ‘berpotensi bahaya’.


Peneliti NASA terus memantau asteroid tersebut dengan menggunakan teleskop Goldstone Radio yang berada di California, Amerika Serikat. Pemantauan untuk mencari tahu ukuran, bentuk, kecepatan rotasi dan lainnya.


“Kami akan mengumumkan data-data pemantauan secepatnya. Kami masih terus mempelajari asteroid itu dengan radar untuk mengetahui bentuknya,” kata Lance Benner, ahli astronomi NASA seperti dikutip Newsweek, Senin (22/1/2018).


Baca Juga: Asteroid Seukuran Gedung Tertinggi di Dunia Dekati Bumi, Berbahaya?



Asteroid 2002 AJ129 dekati Bumi (Foto: Mirror)


Namun, walau dikategorikan ‘berpotensi berbahaya’, NASA mengimbau masyarakat tetap tenang.


“Asteroid itu dijamin tidak akan memiliki dampak berbahaya untuk Bumi. Sebab, jaraknya saat melintasi Bumi sangat jauh, yaitu 4.000.000 kilo meter,” kata Benner.


Jika tabrak Bumi


Peneliti dari National Center for Atmospheric Research di Boulder, Colorado, Amerika Serikat, Charles Bardeen mengatakan jika asteroid seukuran 1,1 km itu menghantam Bumi bisa dipastikan akan memberikan kerusakan yang besar. Tapi tidak akan memusnahkan semua makhluk hidup di Bumi.


“Tabrakan asteroid itu dengan Bumi bisa menyebabkan debu dalam jumlah banyak di langit. Bahkan, debu-debu itu bisa bertahan di atmosfer hingga 10 tahun,” kata Bardeen.


“Selama 10 tahun itu debu akan menghalangi sinar matahari dan menyebabkan suhu menurun dan gagal panen. Tentu ini menjadi sangat berbahaya bagi Bumi,” tutupnya.


Baca Juga: Lolos TKDN, Samsung Galaxy S9 dan Galaxy S9 Plus Siap Dijual di Indonesia

Tim Pantau
Editor
Tommy Adi Wibowo