Pantau Flash
Jokowi: Pembebasan Hanya untuk Napi Umum, Bukan Koruptor!
Harga Emas Antam Turun Jadi Rp931.000 per Gram
Mendes PDTT Perbolehkan Dana Desa untuk Bangun Pos Jaga di Gerbang Desa
Rupiah Terkoreksi Melemah di Awal Pekan, Rp16.500 per Dolar
Kasus Positif Korona di Jakarta Tembus 1.000, 126 Orang Tercatat Meninggal

Aura Kasih Disebut 'Pabrik Susu', Ketua AIMI Sebut Candaan Tak Pantas

Aura Kasih Disebut 'Pabrik Susu', Ketua AIMI Sebut Candaan Tak Pantas Aura Kasih (Foto: Instagram/@aurakasih)

Pantau.com - Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI) Nia Umar mengatakan para ibu menyusui (busui) seharusnya mendapatkan dukungan dan bukan justru dilecehkan atau sebagai bahan bercanda.

"Komentar yang sifatnya fisik enggak pantas dibuat candaan ya, buat siapa pun," kata Nia dikutip dari Antara, Kamis (22/8/2019).

Baca juga: Merasa Dilecehkan, Aura Kasih Ancam Penjarakan Kritikus Film Senior

Pernyataan Nia itu terkait dengan unggahan kritikus film Yan Widjaya yang menyebut Aura Kasih sebagai 'pabrik susu'. Sebutan itu merujuk pada perubahan fisik istri Eryck Amaral itu karena sebagai ibu yang memberikan ASI eksklusif kepada bayinya.

"Jadi sebenarnya, kondisi ibu menyusui apalagi yang baru melahirkan butuh dukungan yang sifatnya positif. Penggunaan istilah-istilah tertentu bisa jadi melukai perasaan seorang ibu," kata Nia yang kini aktif menjadi relawan di AIMI.

Nia melanjutkan kondisi fisik dan psikologis ibu menyusui belum stabil, terutama setelah melahirkan. Maka, para ibu menyusui lebih membutuhkan dukungan positif dari lingkungan dan orang lain.

"Apalagi habis melahirkan, ibu-ibu seperti naik roller coasters. Rasanya, emosi bisa naik-turun. Jadi sebaiknya, sampaikan hal-hal yang baik dan encouraging dan bukan malah membuat ibu merasa kesal," kata ibu empat anak tersebut.

Baca juga: Aura Kasih Tinggal Bersama Hantu Usil di Rumahnya

Nia menegaskan setiap orang unik dan memiliki bentuk badan yang berbeda.

"Jadi harusnya, biasakan untuk melihat perbedaan setiap orang termasuk penampilan fisik. Itu adalah anugerah sang pencipta buat kita semua mengapresiasi ciptaan-Nya," pungkas Nia.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: