Pantau Flash
Megawati Akan Umumkan Langsung 50 Pasangan Bakal Cakada 19 Februari 2020
RUU Cipta Kerja Belum Final, Menaker: Ruang Dialog Selalu Terbuka
Menkeu Ancam Akan Tarik Injeksi Modal Rp13 Triliun BPJS Kesehatan
Simeone: Liverpool Bakal Cetak Sejarah
PSSI Bakal ke Bali Pastikan Kesiapan Venue Piala Dunia

Awas! Hipertensi pada Wanita Lebih Berbahaya dari Pria

Awas! Hipertensi pada Wanita Lebih Berbahaya dari Pria Ilustrasi Wanita Darah Tinggi. (Foto: iStock)

Pantau.com - Penelitian terbaru dari Wake Forest Baptist Medical Center di North Carolina, Amerika Serikat menunjukkan bahwa wanita dengan tekanan darah tinggi beresiko lebih tinggi mengalami penyakit vaskular, yaitu penyakit yang berhubungan dengan sistem peredaran darah dibandingkan pria.

Studi tersebut telah dipublikasikan dalam jurnal Therapeutic Advances in Cardiovascular Disease.

Menurut The Centers for Disease Control and Prevention (CDC), sekitar satu dari tiga wanita dewasa di Amerika memiliki tekanan darah tinggi, yang membuat mereka beresiko mengalami penyakit jantung dan stroke.

Tetapi dalam studi terakhirnya, para peneliti menemukan "perbedaan signifikan" dalam mekanisme yang menyebabkan tekanan darah tinggi pada wanita dibandingkan pria.

Baca Juga: Hati-hati, Penderita Darah Tinggi Berisiko Mengalami Penurunan Daya Ingat

"Ini adalah studi pertama yang meninjau jenis kelamin sebagai elemen pemilihan obat antihipertensi," kata profesor ilmu bedah di Wake Forest Baptist, Dr. Carlos Ferrario seperti dilansir Medical News Today.

Untuk melihat perbedaan, Ferrario dan timnya mempelajari 100 pria dan wanita berusia 53 tahun keatas yang belum mengobati tekanan darahnya dari pertama mereka di diagnosa mengidap penyakit tersebut.

Mereka yang menjadi partisipan tidak memiliki penyakit berat lainnya, menurut tes yang dilakukan peneliti, yang memperlihatkan apakah pembuluh darah atau jantung dapat meningkatkan tekanan darah.

Para peneliti menemukan, dibandingkan dengan pria yang memiliki tekanan darah tinggi di level yang sama, wanita beresiko 30-40 persen mengidap penyakit vaskular.

"Penemuan studi kami menunjukkan perlunya memahami lebih baik dasar-dasar proses hipertensi wanita untuk menyesuaikan pengobatan optimal dalam populasi yang rentan," kata Ferrario.

Baca Juga: Turunkan Tekanan Darah Tinggi dengan Buah Semangka

Ia menunjukkan protokol terbaru diperlukan untuk mengobati tekanan darah tinggi pada wanita dan tim mengatakan wanita memerlukan pengobatan lebih awal dan lebih intensif dibandingkan pria.

Menurut penelitian, selama 20 sampai 30 tahun terakhir, telah terjadi penurunan angka kematian yang signifikan akibat penyakit kardiovaskular pada pria. Namun, statistik yang sama tidak berlaku untuk wanita.

Penyakit jantung kini menjadi penyebab utama kematian pada wanita. CDC merekomendasikan pola gaya hidup tertentu untuk mengurangi risiko tekanan darah tinggi dan penyakit jantung seperti konsumsi makanan yang sehat, menjaga berat badan yang sehat, tetap aktif secara fisik, tidak merokok dan membatasi konsumsi minuman beralkohol.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Kontributor - SIG
Category
Ragam

Berita Terkait: