Pantau Flash
Penerima Vaksin COVID-19 Dosis Pertama Capai 23 Juta Orang di Indonesia
84,3 Persen Masyarakat Ingin Presiden Tetap Dipilih Rakyat, Bukan MPR
Survei SMRC: 52,9 Persen Warga Indonesia Tolak Jokowi Maju Lagi dalam Pilpres 2024
COVID-19 RI 20 Juni: Kasus Harian Melonjak 13.737 dengan Kasus Kematian 371 Orang
Indonesia Kembali Terima 10 Juta Bahan Baku Vaksin COVID-19 Sinovac

Awas! Memberi Tahu Seseorang Gendut Bisa Membuatnya Makin Gendut

Awas! Memberi Tahu Seseorang Gendut Bisa Membuatnya Makin Gendut Ilustrasi Perut Gendut. (Foto: Istimewa)

Pantau.com - Studi yang dipublikasikan di Jurnal Obesitas Internasional mengungkapkan, memberi tahu seseorang jika dirinya gemuk akan membuatnya makan lebih banyak dan terus menumpuk berat badannya hingga pada akhirnya akan semakin gemuk.

Stress yang disebabkan oleh kesadaran akan bentuk tubuhnya yang tidak berbentuk kemungkinan malah akan memicu hal-hal yang membuat orang berhenti mengadopsi gaya hidup yang lebih sehat.

Hasil penilaian psikolog menemukan bahwa percaya kalau Anda gemuk adalah sesuatu yang kontra produktif dalam menyoroti masalah para dokter yang mencoba memerangi wabah kelebihan berat badan.

Baca Juga: 5 Dampak Buruk yang Akan Timbul Jika Terlalu Sering Minum Soda

Mereka menyarankan agar orang-orang yang tidak sadar dirinya gendut, tidak diberi tahu kalau mereka sebenarnya kelebihan berat badan.

"Menyadari kalau Anda kelebihan berat badan cenderung akan membuat stress dan membuat pilihan-pilihan sehat dalam gaya hidup Anda jadi lebih sulit. Ini adalah penemuan yang sulit bagi pekerjaan intervensi kesehatan masyarakat," ujar Dr Eric Robinson, dari Universitas Liverpool.

Baca Juga: Suka Marah saat Lapar Menyerang? Cobain Dulu 5 Tips Ini

Penelitian tersebut mengikutsertakan 14.000 orang di Inggris dan Amerika Serikat dari anak kecil hingga yang usia 45 tahun.

Mereka menemukan siapapun yang diidentifikasi sebagai orang gemuk dilaporkan cenderung lebih banyak makan sebagai reaksi atas stress yang mengarah pada kenaikan berat badan.

Tim Pantau
Editor
Kontributor - ANU
Penulis
Kontributor - ANU

Berita Terkait: