Pantau Flash
Masjid Istiqlal Tak Akan Gelar Salat Idul Adha
Pemerintah Berikan Sanksi jika Ada Tarif Rapid Test di Atas Rp150 Ribu
Rekor Harian Baru! Bertambah 2.657, Positif COVID-19 Tembus 70 Ribu
BKPM Pastikan Juli 2020 Sudah Ada Relokasi Pabrik
Erick Thohir Prediksi Ekonomi Pulih 100 persen di Tahun 2022

Awas, Robot Asmara Bisa Mengancam Nyawa Pemiliknya

Headline
Awas, Robot Asmara Bisa Mengancam Nyawa Pemiliknya Emma, robot asmara buatan Cina. (Foto: Instagram)

Pantau.com - Kehadiran robot-robot asmara yang dibekali kemampuan kecerdasan buatan (artificial intelligent) berpotensi membunuh sang pemiliknya, demikian dikatakan penguji produk robotik di Realbotix dan Abyss, bernama samaran Brick Dollbanger.

"Itu membuat saya takut sampai mati. Itu adalah mesin dan itu akan selalu menjadi mesin. Jika Anda melihat film-film, seperti 'Ex-Machina', karena saya sejujurnya percaya sintetis akan tampak sangat mirip seperti pada film itu," ujar Dollbanger seperti dikutip The Daily Star.

Baca juga: Emma, Robot Asmara yang Bisa Gantikan Manusia Sampai Urusan Ranjang

Dollbanger percaya robot-robot asmara yang tercemar dengan kode program eror punya kerentanan untuk melakukan perilaku kekerasan, termasuk mencekik si pemilik robot itu.

"Itu bukan menjadi sesuatu yang dapat Anda pukul dengan pipa dan itu akan terjatuh. Saya selalu mengatakan, ketika sebuah sintetis dapat menunjang dirinya sendiri, benda sintetis itu akan menjadi lebih kuat dibanding manusia normal," katanya.

Dollbanger meyakini sebuah 'kode eror' yang mudah dapat mengubah 'pacar kecerdasan buatan' memerangi pemiliknya jika kehadiran mereka tidak diatur.

'Kode eror' dalam pemrograman robot asmara itu juga berarti si boneka telah dilengkapi dengan kemampuan kehendak bebas.

"Itu akan lebih tahan lama. Alih-alih punya tulang, itu akan memiliki tumbukan kuat, rangka plastik atau aluminium. Itu akan sangat kuat dan tidak akan lelah atau berhenti kecuali itu kehabisan energi," katanya.

Baca juga: Microsoft Akhirnya Buka Kerangka Kerja Robot AI ke Perusahaan Lain

Dollbanger yang punya banyak koleksi boneka asmara mengatakan program yang terdapat dalam robot dengan AI itu akan terkoneksi dengan jaringan server awan untuk mendapatkan pembaruan.

"Pembaruan itu untuk melakukan berbagai pekerjaan pada diri AI itu. Itu dapat meletakkan tangannya di sekitar leher Anda dan menghentikan nafas Anda. Semudah itu Anda tidak dapat menghindarinya. Sebuah pelukan ringan juga dapat menyesakkan Anda karena dapat menekan dada dan saluran pernafasan sehingga Anda berhenti bernafas," katanya.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty

Berita Terkait: