Pantau Flash
Pemerintah Optimistis Investasi Listrik Meningkat 39 Miliar Dolar
Erick Thohir Berencana Tutup 5 Anak Usaha Garuda Indonesia
BI Targetkan Pertumbuhan Kredit 2020 di Kisaran 9-11 Persen
11 Pos Lintas Batas Negara Terpadu Akan Rampung di 2020
Gilas Persija 4-1, Persebaya Juara Piala Gubernur Jatim 2020

Begini Cara Mudah Mendeteksi Pasangan yang Selingkuh

Begini Cara Mudah Mendeteksi Pasangan yang Selingkuh Ilustrasi. (Foto: shutterstock)

Pantau.com - Fenomena perselingkuhan kini menjadi sesuatu yang umum terjadi, bahkan topik ini menjadi menu utama dari banyak kasus yang terjadi.

Saat ini, mendeteksi perselingkuhan bukan lagi dengan bekas lipstik yang menempel di baju pasang. Tapi banyak hal yang dapat mengindikasikan bahwa pasangan anda benar-benar telah berselingkuh, cara paling mudah adalah dengan menganalisa ekspresi dan kata.

Tahap pertama yang bisa kamu lakukan untuk mengetahui apakah dia berselingkuh atau tidak yaitu dengan menganalisa ekspresi dan gestur yang ia tampilkan saat berhadapan denganmu.

Bohong adalah ketidakselarasan antara apa yang dipikirkan dan apa yang ditunjukkan (baselines). Secara umum, kita bisa melihat baselines seseorang misalnya melalui ekspresi yang ditunjukan wajah, gestur, suara dan gaya bicara.

Baca Juga: Pernah Mimpi Suami Selingkuh? Jangan-jangan Ini Tanda...

Kemudian, saat ditanya, ada pernyataan yang terkesan disiapkan dan diucapkan dengan maksud meyakinkan pasangan agar tetap percaya pada dia, merupakan tanda ia sedang berbohong.

Dari sisi emosi, orang yang sedang berbohong akan marah saat pasangan menanyakan apakah dia selingkuh atau tidak.

Sementara dari gesture, pembohong akan terkesan menghindar, gemetar, dan kaku pada tubuhnya.

Selain dengan menganalisa ekspresi dan gestur yang di tampilkan, kamu juga bisa menerka dari apa yang ia ucapkan dari mulutnya dengan menganalisa setiap kata.

Seseorang yang berkata jujur tidak selingkuh saat ditanya pasangannya akan cenderung menjelaskan kondisi yang sebenarnya, bahkan sedetil mungkin.

Ketika berbicara detil berlebihan tentang seseorang atau objek, sebenarnya ia jujur. Walaupun terkesan berlebihan dan bukan merupakan esensi kejadian, namun masuk ke dalam rangkaian cerita.

Namun, saat dia tak menjelaskan sesuatu tak detil, bukan berarti ia berbohong. Jika masih tak yakin, cobalah kembali analisa baselines-nya.

Baca Juga: Hati-hati, Perselingkuhan Online Bisa Berlanjut ke Dunia Nyata Lho!

Lalu, bila ia jujur, ia akan bercerita dengan struktur yang logis masuk akal dan konsisten tanpa adanya pertentangan informasi di dalam cerita yang disampaikan.

Perselingkuhan bisa saja terjadi bila pasangan tak "seksi" atau tak sesuai ekspektasi. Oleh karenanya, penting untuk mengetahui ekspektasi pasangan kita masing-masing, salah satunya dengan mengenai kepribadiannya.

Selain itu, perselingkuhan juga bisa terjadi karena ada pelanggaran kesepakatan antara dua belah pihak. Menurut Deborah, perlu ada kesepakatan selingkuh di antara pasangan.

Tim Pantau
Editor
Tatang Adhiwidharta
Penulis
Kontributor - SIG
Category
Ragam

Berita Terkait: