Begini Kronologi Penangkapan Roro Fitria Atas Kasus Narkoba

Roro Fitria tertangkap kasus narkoba (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)Roro Fitria tertangkap kasus narkoba (Foto: Pantau.com/Lilis Varwati)

Pantau.com – Artis Roro Fitria resmi ditetapkan sebagai tersangka oleh Polda Metro Jaya akibat kepemilikan narkotika jenis sabu. Roro diamankan polisi dikediamannya di kawasan Pasar minggu, Jakarta Selatan, Rabu (14/22018) sekitar pukul 12.30 WIB.


Di kantor Direktorat Reserse Narkoba Polda Metro Jaya (PMJ), Kabid Humas PMJ Argo Yuwono memaparkan kronologi penangkapan Roro dikediamannya.


“Pada hari Rabu, 14 Februari 2018, unit II Subdit I mendapatkan informasi dari masyarakat bahwa di samping showroom Suzuki Jl. Hayam wuruk Jakarta pusat sering dilakukan penyalahgunaan narkotika jenis sabu yang dilakukan oleh seorang laki-laki dengan nama panggilan WH,” papar Argo di kantornya, Kamis (15/2/2018).


Kemudian pukul 10.20 WIB polisi menangkap WH dan menggeledah rumahnya. Dari proses penggeledahan ditemukan sabu seberat 2,4 gram di dalam bungkus rokok, satu handphone, dan kartu ATM.


Baca juga: Roro Fitria Diciduk Polisi Atas Kasus Narkoba


Setelah itu polisi menginterogasi WH dan diketahui bahwa sabu tersebut merupakan permintaan Roro Fitria yang telah memesan sejak Selasa 13 Februari 2018 yang rencananya akan dikirim pada Rabu 14 Februari 2018.




Berdasarkan pengakuannya, WH mengatakan ia mendapat sabu dari seorang berinisal YK, yang saat ini masih dalam proses pencarian polisi.


Satelah memeriksa WH, lanjut Argo, polisi langsung ke rumah Roro Fitria. “Selama diperjalanan RF selalu menelpon WH menanyakan posisi sudah sampai mana,” imbuhnya.


Baca juga: Pakai Narkoba, Fachri Albar Dipantau Polisi Lewat Aplikasi Qlue


Kemudian Polisi langsung mengamankan Roro Fitria. Saat dikonfirmasi, Roro mengakui dirinya memesan Sabu dari WH dan telah mentransfer uang sebanyak Rp5 juta.


“Dalam chat WhatsApp di HP kedua tersangka terdapat komunikasi intens terkait pemesanan BB (barang bukti) dan transfer uangnya,” jelas Argo.


Akibat perbuatannya, Roro Fitria dan WH diberatkan Pasal 114 ayat (1) subsider pasal 112 ayat (1) Juncto Pasal 132 ayat (1) Undang-Undang RI Nomor 35 tahun 2009 tentang Narkotika.

Tim Pantau