Pantau Flash
Komisi I DPR: Pelibatan TNI dalam PSBB Diperlukan
Son Heung-min Latihan Perang Kimia
Baleg DPR Agendakan Raker dengan Pemerintah Sebelum Bahas RUU Ciptaker
PSBB DKI Jakarta Berlaku Mulai Jumat 10 April 2020
Laboratorium Rapid Test PCR Korona RSPAD Gatot Soebroto Segera Beropersi

Benarkah Sering Begadang Bikin Gampang Jerawatan?

Benarkah Sering Begadang Bikin Gampang Jerawatan? Ilustrasi. (Foto: iStock)

Pantau.com - Sering melakukan aktivitas di malam hari tak hanya dapat membuat kamu menjadi kurang tidur yang berakibat pada menurunnya stamina, namun studi terbaru menunjukan, kurangnya istirahat di malam hari dapat memicu munculnya jerawat pada wajah. Benarkah demikian?

Terlalu sering tidur larut malam atau bahkan begadang secara tak langsung berkaitan dengan munculnya jerawat. Meskipun belum ada bukti yang jelas yang menunjukan bahwa kurang tidur berhubungan dengan munculnya jerawat. Namun, penelitian mengungkapkan, kekurangan tidur mungkin saja dapat memicu dan memperburuk jerawat yang sudah ada.

Ketika sering tidur larut malam, hal itu berarti kamu mengurangi jumlah waktu tidur yang kamu butuhkan setiap hari, waktu tidur tersebutlah yang berguna untuk menggenerasi dan meremajakan tubuh.

Baca Juga: Waspada! Sering Begadang Rentan Terkena Obesitas

Seperti dikutip dari Livestrong and Buzzle, kurang tidur bisa menyebabkan stress, meningkatkan kekebalan terhadap insulin dan depresi.

Stres merupakan faktor penting yang dapat menyebabkan jerawat. Meningkatnya stres dapat menstimulasi kelenjar adrenalin yang bertugas untuk memproduksi androgen.

Pengeluaran dari hormon ini di tubuh memicu pembentukan jerawat. Stres juga berdampak pada sistem kekebalan, sehingga hal itu dapat memperlambat penyembuhan jerawat.

Kekurangan tidur menghasilkan inflamasi sistemik. Laporan dari Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism, menyatakan kurang tidur menyebabkan peningkatan dalam inflamasi.

Perluasan kandungan di dalam tubuh dapat meningkatkan kecenderungan untuk menghasilkan inflamasi. Jerawat merupakan sebuah proses penggembungan dari pori-pori di kulit. Inflamasi jadi pemicunya karena peningkatan jumlah bahan-bahan sitokin di dalam tubuh.

Baca Juga: Frustrasi dengan Jerawat? Ini 7 Tips Mudah Menghilangkannya

Kekurangan tidur meningkatkan kekebalan terhadap insulin. Mereka memaksa tubuh untuk memproduksi insulin secara berlebihan. Hal ini menyebabkan produksi dari sebum atau minyak, dapat meningkatkan inflamasi yang menyebabkan potensi pembentukan jerawat.

Tidur larut malam juga menyebabkan perubahan kerangka mental dan emosional yang pada akhirnya dapat menyebabkan depresi. Depresi inilah yang dapat memicu munculnya jerawat serta menciptakan sikap negatif pada pikiran.

Tim Pantau
Editor
Adryan Novandia
Penulis
Kontributor - SIG

Berita Terkait: