Pantau Flash
Jokowi: Indonesia Alami Obesitas Regulasi
Upaya Evakuasi WNI dari Terjangan Virus Korona di Wuhan Sulit Dilakukan
BKPM Berharap Virus Korona Tak Pengaruhi Investasi dari China
Menteri Erick Thohir Sebut DP 0 Persen Tidak Mendidik Generasi Muda
Komisi II DPR Cecar Mensetneg Soal Revitalisasi Monas di Gedung Parlemen

Berjemur Bagus untuk Tulang Tapi Tak Bagus untuk Kulit

Berjemur Bagus untuk Tulang Tapi Tak Bagus untuk Kulit Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Alih-alih terhindar dari kekurangan vitamin D, sering berjemur justru bisa memunculkan masalah pada kulit, salah satunya kulit menua lebih cepat, menurut dokter spesialis kulit dan kelamin dari RS Pondok Indah-Puri Indah, dr Susie Rendra, SpKK.

Baca juga: Guys, Begini Cara Merawat Kulit Wajah yang Benar Bagi Remaja

Oleh karena itu, dia tak menyarankan orang-orang berjemur di bawah sinar matahari terlalu lama (lebih dari 10-15 menit di pagi hari) terutama jika sudah memunculkan efek sunburn atau terbakar.

"Sinar matahari bagus untuk tulang tapi enggak bagus untuk kulit," tutur Susie dalam diskusi media di Jakarta, Kamis (12/9/2019).

Di sisi lain, Kim Pfotenhauer, asisten profesor dari Universitas Touro di California pernah mengatakan, menghabiskan sekitar 30 menit di bawah sinar matahari (sekitar pukul 09.00) dua kali per minggu sudah cukup membantu meningkatkan dan menjaga tingkat vitamin D.

"Anda tidak perlu berjemur di pantai untuk mendapatkan keuntungan ini. Jalan kaki cukup," kata dia.

Baca juga: Sulit Atasi Kulit Kamu yang Kering? Coba Deh 5 Bahan Alami Ini

Sebelum berkegiatan semisal berolahraga di luar ruangan, jangan lupa mengoleskan tabir surya dengan kandungam SPF 15-30.

Produk ini selain bisa membantu melindungi kulit dari dampak buruk sinat matahari sekaligus antiaging yang paling ringan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Category
Ragam

Berita Terkait: