Pantau Flash
Antonio Banderas Umumkan Positif COVID-19 di Hari Ulang Tahunnya
Pemerintah Perpanjang Stimulus Keringanan Listrik hingga Akhir Tahun
Rusia Jadi Negara Pertama di Dunia yang Setujui Vaksin COVID-19
Menteri Budi: Masa Pandemi Ancam Kebangkrutan Industri Penerbangan
Pemotongan Sapi 'Tidak Manusiawi' di Aceh Disorot Media Asing

Berkendara Aman dengan Teknik Pengereman yang Benar

Berkendara Aman dengan Teknik Pengereman yang Benar Ilustrasi teknik pengereman (ANTARA/The Family Handyman)

Pantau.com - Tidak hanya bisa menggunakan sepeda motor, pengendara juga dituntut untuk memiliki kemampuan yang mumpuni agar tidak membahayakan dirinya dan juga pengguna jalan lain.

Saat ini, sepeda motor tak kalah canggih dengan mobil yang memiliki banyak mode dan juga fitur-fitur penting yang berhubungan dengan keselamatan berkendara, seperti sistem pengereman, instrumen lampu, kaca spion serta lainnya.

Manager Safety Riding AHM, Johanes Lucky mengungkapkan bahwa beragam ilmu teknik berkendara harus dikuasai para pengendara untuk mengurangi potensi bahaya bagi pengendara maupun sekelilingnya.

"Tidak hanya teknik mengatur bukaan gas dan teknik pengereman, namun perlu juga diperhatikan beberapa teknik berkendara lainnya seperti postur tubuh yang tepat, teknik menghadapi berbagai situasi jalan raya, dan mengenal rambu-rambu lalu lintas," ujar Johanes Lucky dalam keterangan resminya di Jakarta.

Baca juga: Benarkah, Tantangan TikTok Siram Air ke Bayi Berbahaya?

Dalam hal ini, Johanes Lucky membagikan cara untuk bisa mengerem dengan benar tanpa harus membahayakan diri sendiri dan juga pengguna lainnya yang berada di belakang kita dengan tiga tingkatan pelatihan.

Pada tingkat pertama, fokus latihan kordinasi putaran gas, tuas rem atau pedal rem dan tuas kopling. Tingkat kedua, berlatih lah mengerem dengan kecepatan lebih tinggi secara bertahap antara 30km/jam - 50km/jam.

Sedangkan untuk tahap yang terakhir atau tahap ketiga, pengendara bisa berlatih dengan kecepatan 60km/jam dengan jarak berhenti 17-20 meter dari titik awal penarikan tuas rem.

Pengendara dapat mengasah kemampuan berkendara dengan sering melatih cara mengukur jarak pengereman ideal di sepanjang lintasan yang dikhususkan untuk pelatihan berkendara.

Penggunaan teknik pengereman dan teknik bukaan gas secara intens sangat terasa ketika menghadapi tikungan di jalan raya. Dalam menghadapi tikungan, pengendara perlu melakukan pengereman secara perlahan sebelum memasuki area tikungan dan menikung dengan kecepatan konstan. Hindari mengurangi ataupun menambah bukan gas secara mendadak.

"Pastikan posisi sepeda motor dan postur tubuh saat berkendara dalam kondisi seimbang, sehingga bisa menghindari risiko tergelincir," kata dia.

Baca juga: TikTok Sediakan Layanan Edukasi Seputar Korona

Kemampuan berkendara yang aman perlu diasah secara rutin sehingga memudahkan dalam mengambil keputusan saat menghadapi berbagai situasi di jalan raya.

Simulasi berbagai situasi jalan raya ini dapat ditemukan di pusat pelatihan keselamatan berkendara, yaitu AHM Safety Riding Park (AHM-SRP) yang terletak di kawasan Deltamas, Kabupaten Bekasi, Jawa Barat.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Adryan Novandia