Vaksin Kominfo Vaksin Kominfo
Pantau Flash
Pemerintah Tegaskan Vaksin Dosis Ketiga Hanya untuk Nakes!
Teten Masduki Sebut Jangan Lagi Impor Alat Kesehatan dan Pertanian, Akan Koordinasi dengan Menkes dan Mentan
Mobilitas Kendaraan di Bandung dan Puncak Menurun pada Akhir Pekan Ini
Update COVID-19 Indonesia 25 September 2021, Penambahan Kasus Harian Terbanyak Ada di Jawa Tengah
Pandemi Belum Usai, PBNU Dorong Pemerintah Benahi Sistem Kesehatan Nasional

Bingung Pilih Aki Basah atau Kering? Yuk Baca Ini Aja Dulu

Bingung Pilih Aki Basah atau Kering? Yuk Baca Ini Aja Dulu Aki sepda motor. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Pada dasarnya, semua jenis aki (kering dan basah) tetap menggunakan cairan elektroda (biasa disebut air aki). Namun, pada jenis aki kering, cairannya lebih padat dan berbentuk gel. Aki basah biasanya membutuhkan perawatan rutin. Berbeda dengan aki kering yang sifatnya bebas perawatan atau maintenance free (MF).

Aki mana yang lebih baik sebenarnya tergantung pada selera pemilik mobil itu sendiri. Kepala Mekanik bengkel Shop And Drive Jalan Margonda Dede Darusman menyebut tipe pemilik mobil yang hobi merawat kendaraan cenderung memilih aki basah. 

Baca juga: Biodiesel Naik dan Bioetanol Turun, Ini Harga BBN Bulan September

Menurutnya aki basah lebih awet dengan catatan volume air aki karus sering dijaga. Biasanya pengecekan rutin dilakukan dua bukan sekali. Namun jika kendaraan di pakai setiap hari harus melakukan pengecekan sebulan sekali.

Sementara pemilik mobil yang cenderung tidak sempat merawat kendaraan, misalnya karena sibuk kerja, sebaiknya menggunakan aki kering karena aki ini tidak perlu perawaran rutin. Namun usia aki kering biasanya hanya bertahan hingga 1,5 tahun atau 2 tahun.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - ANU