Pantau Flash
Positif COVID-19 di DKI Jakarta Bertambah Terus hingga 7.153 Kasus
Kasus Positif COVID-19 RI 25.773, Nihil Kasus Baru di 10 Provinsi
Desak Presiden Jokowi Mundur, Ruslan Buton Dibawa ke Jakarta
AS Akhiri Hubungan dengan WHO, Trump: Mereka Dikendalikan China
Ada 4.599 Kendaraan Menuju Jakarta Diputarbalik

Buang Kebiasaan Bawa Sepatu ke Dalam Rumah! Bisa Bikin Diare Lho

Buang Kebiasaan Bawa Sepatu ke Dalam Rumah! Bisa Bikin Diare Lho Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Sebelum masuk rumah biasakan untuk selalu melepas seluruh alas kaki yang terpakai. Hal itu penting loh sobat pantau agar bakteri berbahaya dari sepatu tidak menyebar ke isi rumah. 

Melansir dari healthyfoodhouse, para peneliti dari University of Houston pernah melakukan penelitian terkait penyebaran bakteri dari sepatu. Hasil penelitian menyebut bakteri yang dibawa sepatu setelah digunakan dari luar rumah ke dalam ruangan, akan berkembang biak dan rentan terhadap masalah perut seperti diare.

"Sungguh menakjubkan, seberapa jauh orang melakukan perjalanan di siang hari, itu bisa menyeret kuman dan serangga," tulis Profesor Kevin Garey pada hasil penelitian tersebut. 

Dalam penelitian ini, tim tersebut menganalisis 2.500 sampel. Mereka menemukan, seperempat sol sepatu yang sudah dites. Hasilnya positif mengandung serangga kecil yang menyebabkan kram perut yang menyakitkan.

Bahkan para peneliti menunjukkan, bakteri dapat berkembang lebih baik di sepatu daripada di toilet. Sementara itu, sebuah penelitian yang dilakukan di University of Arizona telah mempelajari bakteri pada sepatu.

Menemukan, 440.000 unit bakteri menempel pada sol sepatu dalam waktu dua minggu.

Baca juga: Langka! Sepatu Nike yang Dijahit dengan Tangan Dilelang Rp6,1 Miliar

Tidak hanya itu, para peneliti juga menemukan ketika seseorang berjalan di atas lantai yang bersih, bakteri dapat mencemari lantai lebih dari 90 persen dari waktu.

"Jika anda mengenakan sepatu selama lebih dari sebulan, 93 persen akan memiliki bakteri feses di bagian bawahnya. Kami juga menemukan E. coli," ungkap Dr. Charles Gerba, profesor mikrobiologi dan ilmu lingkungan di Universitas Arizona, yang mempelajari bakteri di bagian bawah sepatu.

Menurut CDC, meskipun bakteri ini biasanya tidak berbahaya, beberapa bakteri lainnya dapat membuat sakit, menyebabkan pneumonia dan penyakit pernapasan, diare atau infeksi saluran kemih.

"Jika anda mengalami gangguan sistem kekebalan atau memiliki masalah alergi, sebaiknya melepas sepatu anda, karena sepatu juga terdapat jamur dan alergen seperti serbuk sari," pungkasnya.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: