Pantau Flash
Kasus Positif COVID-19 di RI Capai 262.022, Jumlah Meninggal Dunia 10.105
Febri Diansyah Mundur dari KPK
Idap Kanker Paru Stadium 4, Suami Bupati Bogor Ade Yasin Tutup Usia
Pasar Cempaka Putih Kebakaran, Damkar Sempat Alami Kesulitan Air
Ketua KPK Firli Bahuri Dinyatakan Langgar Kode Etik Gunakan Helikopter

Bukan Cuma di Indonesia, Bahasa Jawa Juga Eksis di 5 Negara Ini

Bukan Cuma di Indonesia, Bahasa Jawa Juga Eksis di 5 Negara Ini Ilustrasi tulisan Jawa. (Foto: istimewa)

Pantau.com - Bahasa Jawa merupakan salah satu bahasa daerah yang cukup populer. Dibeberapa Universitas tertentu bahkan ada jurusan khusus sastra Jawa.

Jika kita masih di wilayah Indonesia dan mendengar orang berbahasa Jawa pasti tidak merasa aneh. Tapi bagaimana jika kita berada di negara lain yang jaraknya ratusan kilo namun tetap bisa menemukan orang yang mahir berbahasa Jawa.

Nyatanya hal itu tidak mustahil. Pantau.com telah merangkum lima negara yang ternyata sebagian penduduknya bisa berbahasa Jawa.

1. Belanda

Hingga 3,5 abad Belanda menjajah Indonesia. Tak heran jika ada banyak penduduk negeri kincir angin itu yang memiliki garis keturunan Nusantara, termasuk dari suku Jawa. Konon dulunya ada banyak orang Jawa dikirim ke sana sebagai budak dan dari situlah bahasa Jawa menyebar di Belanda. Masyarakat intelektual Belanda sendiri juga cukup menghargai bahasa Jawa. Universitas Leiden, salah satu kampus ternama di Belanda, bahkan masih menyimpan beragam naskah kuno yang ditulis dalam bahasa Jawa.

Baca juga: Miris Fakta 5 Negara Termiskin di Dunia! Syukur Indonesia Tak Masuk Daftar

2. Singapura

Salah satu jalur penyebaran bahasa paling cepat adalah melalui para perantau. Hal ini terjadi bermula dari pengiriman sejumlah orang Jawa ke Negeri Singa sebagai pekerja perkebunan pada tahun 1825. Mereka kemudian bermukim di wilayah dekat Sungai Rochor, yang kemudian dikenal sebagai Kampong Jawa. Hingga kini beberapa orang penduduk di sana masih ada yang bisa berkomunikasi menggunakan bahasa Jawa.

3. Malaysia

Catatan sejarah menyebut bahwa pada tahun 1900-an sejumlah warga Pulau Jawa memutuskan merantau ke Malaysia. Hal tersebut mereka lakukan untuk lepas dari himpitan ekonomi. Sebagian besar kemudian meraih sukses dan memutuskan menetap serta jadi warga negara Negeri Jiran. Beberapa warga Malaysia yang punya garis keturunan Jawa pun hingga kini banyak yang bisa berbahasa Jawa.

Baca juga: 5 Kota Paling Bertoleran Terhadap Agama di Indonesia

4. Kepulauan Cocos

Pulau Cocos berada di Wilayah luar negeri Australia dengan luas sekitar 14 km persegi. Sebagian wilayahnya terdiri atas dataran rendah berkarang koral. Dilansir dari BBC, sekitar 80 persen penduduknya berasal dari Jawa dan Melayu. Mereka dibawa oleh bangsa Inggris di abad ke 19 sebagai pekerja di perkebunan. Logo negara kepulauan ini bahkan menggunakan bahasa Indonesia, “Maju Pulu Kita”. Bahasa resminya Jawa, Indonesia, dan Inggris

5. Suriname

Suriname terletak di Amerika Selatan. Pada masa lalu, negara ini merupakan bekas jajahan Belanda. Dilihat dari kondisi geografis, Suriname berbatasan dengan Guyana di bagian barat, Guyana Prancis di bagian timur, Brasil di bagian selatan, dan Lautan Atlantik di bagian utara.

Antara tahun 1890 hingga 1939, sebanyak 75 ribu jiwa orang yang berasal dari suku Jawa dibawa oleh Belanda sebagai pekerja. Kini, 15 persen penduduk negara tersebut memakai bahasa Jawa dalam kehidupan sehari-hari mereka. Jabatan-jabatan penting di pemerintahan pun sudah banyak dijabat oleh orang keturunan Jawa.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Lilis Varwati