Pantau Flash
Siap-siap, Beli Ponsel di Atas Rp7 Juta dari Luar Negeri Wajib Daftar IMEI
Arab Saudi Stop Umrah, Hidayat Nur Wahid: Baik Dilakukan untuk Cegah Korona
Lion Air Jemput 13.000 Jamaah Umrah Kembai ke Indonesia
Bank Indonesia Yakin Ekonomi Membaik di Semester II-2020
Lion Air Hentikan Sementara Penerbangan Umrah ke Arab Saudi

Deretan Hak Cipta Perempuan Direbut Laki-laki, dari Nuklir hingga Atom

Deretan Hak Cipta Perempuan Direbut Laki-laki, dari Nuklir hingga Atom Hedy Lamar. (Foto: MGM)

Pantau.com - Virginia Woolf pernah mengatakan "aku berani menebak Anon, yang menulis begitu banyak puisi tanpa pengakuan mereka, itu pasti kebanyakan seorang perempuan".

Sepanjang sejarah, perempuan sering kali 'disingkirkan', baik karena tekanan, kurangnya kesempatan, atau keseksiannya. Dan berkali-kali, hak cipta untuk pekerjaan yang dihasilkan oleh perempuan direbut begitu saja. Seperti, penemuan DNA ganda Helix, hingga atom. Berikut 5 penemuan perempuan yang diambil oleh laki-laki dilansir dari Insider.

Baca juga: 5 Negara di Dunia yang Melarang Warganya Merokok di Sembarang Tempat

1. Fisikawan Nuklir

Fisikawan nuklir Chien-Shiung Wu. (Foto: Wikimedia)

Fisikawan nuklir Chien-Shiung Wu kehilangan penghargaan nobelnya usai dua rekannya merebut penemuannya. Fisikawan eksperimental ini bekerja di Proyek Manhataan dan ia telah menemukan terobosan baru pada 1956.

Dengan menggunakan kobalt radioaktif, Wu melakukan serangkaian eksperimen yang menyangkal Hukum Paritas. Dua ilmuan yakni Tsung-Dao Lee dan Chen-Ning, telah membuat teori keabsahan lainnya yang menggunakan penemuan Wu.

Lee dan Yang menerima Nobel Prize dalam bidang fisika pada 1954, sedangkan Wu tidak menerima apa-apa. 

"Meskipun saya tidak melakukan penelitian untuk hadiah itu, tapi ini sangat menyakitkan mengetahui pekerjaan saya diabaikan karena alasan tertentu," kata Wu.

2. Kantong Kertas

Marget Knight. (Foto: Library of Congress)

Marget Knight telah menemukan kantong kertas pertama namun pekerjaannya itu direbut oleh seorang laki-laki.

Usai bekerja di sebuah pabrik kertas, Knight menyadari bahwa pengepakan tas akan lebih mudah jika bagian bawah wadah yang datar. Ia kemudian menciptakan sebuah kantong kertas dan membantu mereka memproduksi secara massal.

Namun, ketika ia berangkat untuk mempatenkan penemuannya, seorang pria bernama Charles Annon mencuri idenya, dan telah mempatenkan kantong kertas itu. Hal itu kemudian dibawa Knight ke meja pengadilan. Annon bersikeras mengatakan "tidak ada wanita yang dapat menciptakan inovasi seperti ini". Knight akhirnya memenangkan pengadilan itu dan mendapat patennya pada 1871.

3. DNA Helix

DNA Ganda Helix. (Foto: Flickr)

Ketika meneliti di Kings College pada tahun 1951, Rosalind Franklin mulai mengambil foto x-ray dari struktur DNA. Ia telah mempresentasikan temuannya, yang mencakup temuan DNA ganda Helix.

Dalam acara tersebut, hadir James Watson, yang disebutkan sama sekali tak memperhatikan penemuan Franklin namun menerima gambar dari manajer Franklin.

Watson dan Cricrks dengan penemuan DNA ganda Helix pada saat itu hanya sebuah teori, tapi foto milik Franklin yang diterimanya menegaskan keberadaan teori miliknya. Para laki-laki itu kemudian mencantumkan studi mereka dengan foto yang didapatnya.

Watson dan Crick kemudian menerima Nobel Prize pada 1962, tak lama setelah kematian Franklin pada 1958. Franklin tak pernah menerima hak patennya atas penemuan besarnya itu.

Baca juga: 5 Bus Legendaris yang Pernah Mengaspal di Jalanan Indonesia

4. Atom

Lisa Meither. (Foto: Wikimedia)

Lisa Meither telah menemukan cara untuk membagi atom, namun pekerjaannya itu dicuri oleh rekan pria di labnya.

Fisikawan Austria-Swedia itu telah melakukan penelitian tentang uranium dengan rekan laboratoriumnya, Otto Hahn. Pada awal 1940-an, keduanya menemukan bahwa ada tindakan inti atom yang membelah selama 'fisi' dengan melepaskan sejumlah energi besar. Meitner sendiri telah menuliskan teoritis pertama dari proses fisi usai penemuan itu. 

Namun, hanya Hahn yang menerima hak paten itu dan dianugerahi Nobel Prize pada 1944. Meski demikian, Meitner hingga saat ini dikenal sebagai Ibu dari Bom Atom. 

5. Komunikasi Nirkabel

Hedy Lamar. (Foto: MGM)

Selama Perang Dunia II, Hedy Lamar dijadikan sebagai lambang keindahan juga kecerdasan. Ia bekerja sama dengan komposer George Antheil untuk mengembangkan idenya tentang 'Frequency Hopping', yang akan mencegah radio militer terhadap penyadapan.

Namun, paten itu justru dicuri oleh Angkatan Laut AS, yang yang terus dikembangan secara bertahap namun tak memberikan loyalti kepada Lamar.

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW
Category
Ragam

Berita Terkait: