Pantau Flash
Pratikno: Janagan Ribut Lagi Soal Reshuffle, Progres Kabinet Berjalan Bagus
TransJakarta Uji Coba Bus Listrik Rute Balai Kota-Blok M
Pencairan Gaji ke-13 PNS Masih 'Mengambang'
Tinjau Penanganan COVID-19, Doni hingga Menkes Terawan Sambangi Papua Barat
Komnas Anak Layangkan Panggilan ke-2 pada Lembaga Pimpinan Anies Baswedan

Dian Sastro Cerita Pengalaman Mengetahui Anak Keduanya Alami Autisme

Dian Sastro Cerita Pengalaman Mengetahui Anak Keduanya Alami Autisme Dian Sastrowardoyo. (Foto: Pantau.com/Dini Afrianti Efendi)

Pantau.com - Aktris Dian Sastrowardoyo ceritakan pengalaman ketika menangani anak keduanya, Syailendra Naryama Sastraguna Sutowo yang didiagnosa mengidap autisme. 

Dian mengaku menyadari kondisi tersebut ketika putranya berusia delapan bulan. Dia menyadari ada hal yang berbeda pada diri putranya.

"Dia enggak punya ketertarikan sama anak-anak lain. Dia enggak bisa menggunakan telunjuk. Mau nunjukin dia tertarik, dia tarik tanganku," ujar Dian dalam konferensi pers Pameran Anak Spesial (SPEKIX) 2019 di Jakarta, seperti dikutip dari Antaranews, Jumat (23/8/2019). 

Menurut Dian, ketika itu anaknya juga seringkali kesulitan melakukan kontak mata dengan orang lain. Juga sulit menggerakkan mulut. 

Baca juga: Pastor Katolik India Sebut Dosa Orangtua Sebabkan Autisme pada Anak

"Dia jarang kontak mata. Aku pikir karena aku orangnya bonding. Sebagai orang tua, aku merindukan bonding. Ini enggak terjadi sama anakku sampai usianya empat tahun," kata Dian tentang upayanya untuk dekat dengan orang tua.

Dian semakin menyadari putranya berbeda dengan anak-anak lain ketika sang anak masuk pra-sekolah.

"Di kelas, anakku enggak tertarik ikut kegiatan yang diajarkan gurunya. Dia lain sendiri dan membuka pikiranku. Aku coba cari tahu yang lebih lanjut," ujarnya.

Pemain film Kartini itu lantas mengajak putranya itu ke tiga dokter untuk menjalani pemeriksaan demi mengetahui tanda-tanda autisme.

Dia juga membawa Syailendra ke para ahli untuk menjalani terapi seperti terapi okupasi, perilaku, dan bicara. Dia juga melatih anaknya melakukan kontak mata dan berkomunikasi.

"Aku membuka diri dan melatih anakku bisa melakukan eye contact. Kami sekeluarga sepakat tidak memberikan apapun sampai dia meminta sendiri. Aku melakukan seperti yang dilakukan saat terapi," katanya.

Baca juga: Dian Sastro Merasakan Perbedaan Syuting Dulu dan Sekarang

Saat berusia enam tahun, putra Dian Sastro tidak memerlukan terapi lagi. Bahkan ketika masuk usia delapan tahun, kemampuan sosial Syailendra sudah meningkat.


Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Lilis Varwati

Berita Terkait: