Pantau Flash
Tiga OTT KPK di Awal Tahun 2022
Kronologi OTT Bupati Langkat, Sempat Kabur dari Kejaran KPK
Bupati Langkat dan Adiknya Jadi Tersangka Suap, Begini Peran Mereka
Tiba di KPK Bupati Langkat Bungkam
7 Orang yang Ditangkap dalam OTT Bupati Langkat Dibawa ke Gedung KPK

Diet Buruk Bisa Sebabkan Kebutaan

Diet Buruk Bisa Sebabkan Kebutaan Ilustrasi (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Pola makan atau diet yang buruk antara lain konsumsi junk food, makanan dengan asupan vitamin dan mineral yang tidak mencukupi ternyata bisa menyebabkan munculnya neuropati gizi optik atau kerusakan saraf optik, menurut studi dalam jurnal Annals of Internal Medicine.

Neuropati optik gizi, seperti dilansir Science Daily, adalah disfungsi saraf optik yang penting untuk penglihatan.

Baca juga: Jaga Kesehatan Mental Dengan Rajin Konsumsi Buah dan Sayur

Kondisi itu dipulihkan jika terdeteksi dini. Tetapi, jika tidak diobati, dapat menyebabkan kerusakan struktural permanen pada saraf optik dan kebutaan.

Selain pola makan, neuropati optik gizi bisa disebabkan masalah usus dan obat-obatan yang mengganggu penyerapan berbagai nutrisi penting.

Selain itu, ada kasus seseorang kehilangan penglihatan karena kekurangan vitamin B12, tembaga dan selenium, kadar seng yang tinggi, dan secara nyata kondisi itu menurunkan kadar vitamin D dan kepadatan mineral tulang. Padahal indeks massa tubuhnya (BMI) normal.

"Kasus ini menyoroti dampak diet terhadap kesehatan visual dan fisik, dan fakta asupan kalori dan BMI bukanlah indikator status gizi yang dapat diandalkan," kata Dr Denize Atan, penulis studi.

Baca juga: Konsumsi Makanan Ini, Kamu Bisa Lawan Efek Buruk Polusi Udara

Tim peneliti merekomendasikan riwayat diet perlu menjadi bagian dari pemeriksaan klinis rutin termasuk tentang kebiasaan merokok dan minum minuman beralkohol, untuk menghindari diagnosis neuropati optik gizi yang terlewatkan.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang

Berita Terkait: