Pantau Flash
Bayi 50 Hari Asal Cirebon Positif Korona Usai Diajak Orangtua ke Hajatan
Update COVID-19 di Indonesia: Jumlah Positif 30.514, Pasien Sembuh 9.907
KSP: Pemerintah Berhati-hati dan Tetap Waspada Memasuki Era New Normal
Meutya Hafid: Kepemimpinan Penerapan New Normal Tetap di Pemerintah Sipil
KPU dan Kemendagri Sedang Siapkan Protokol Kesehatan Tahapan Pilkada 2020

Diklaim Tempat Bahagia Dunia, Ini Kondisi Disney Resort yang Ditinggalkan

Diklaim Tempat Bahagia Dunia, Ini Kondisi Disney Resort yang Ditinggalkan Taman bermain Disney, River Country yang ditinggalkan. (Foto: Seph Lawless)

Pantau.com - Disney telah lama membuang sejumlah proyek dalam beberapa tahun karena berbagai alasan. Sejumlah taman bermain yang dulu diklaim sebagai 'tempat paling bahagia di mua bumi' kini dibiarkan membusuk termakan oleh waktu.

Berikut beberapa taman bermain Disney yang telah ditinggalkan yang dirangkum Pantau.com dari berbagai sumber:

Discovery Island

Pemandangan Discovery Island dari kejauhan yang tampak seperti pulau normal lainnya. (Foto: Flickr/Sam Howzit)

Pulau di Bay Lake ini telah ditinggalkan sejak 1999. Pulau ini hanya dapat diakses dari perahu resor Disney atau Walt Disney World Cruise, dan dikenal sebagai tujuan wisata perdana dari tahun 1970-an sampai 1990-an.

Pulau ini awalnya bernama Treasure Island yang dibuka pada 1974 sebagai suaka burung. Berganti nama menjadi "Discovery Island" di 1978, menampilkan berbagai hewan eksotis, kandang burung, dan pantai bagi wisatawan.

Baca juga:  5 Tips Aman Bagi Perempuan yang Suka Liburan Sendirian

Jembatan di Discovery Island yang ditinggalkan. (Foto: YouTube/MattSonswa)

Alasan pulau ini ditutup salah satunya adalah adanya buaya liar, dugaan kesalahan penanganan hewan, dan bakteri mematikan yang ditemukan di perairan tersebut.

Ketika ditutup, binatang di pulau itu dipindahkan ke Disney World's Animal Kingdom Resort terdekat. Pengunjung dilarang menjelajahi pulau ini. Mereka yang tertangkap akan diblokir dari seluruh Disney World.

Disney River Country

Taman bermain Disney, River Country yang ditinggalkan. (Foto: Seph Lawless)

Setelah dibuka sebagai taman air pertama di Walt Disney World Resort pada 1976, Disney's River Country ditutup pada November 2001. Taman bermain ini dirancang agar terlihat seperti kolam renang alami, dengan gunung buatan yang menampilkan seluncuran air.

Tempat ini sangat sukses ketika pertama kali dibuka, tetapi pada 1980 seorang bocah meninggal di sana karena amuba di air tawar yang menyerang otak dan sistem saraf. Kemudian, dua tahun kemudian, seorang bocah tenggelam di Whoop n' Holler slide.

Seluncuran air di River Country tertutup oleh tanamanan liar (Foto: Seph Lawless)

Disney dituntut oleh keluarga korban, yang mengklaim bahwa tidak ada peringatan tentang seberapa dalam air itu. Seorang penjaga juga bersaksi bahwa mereka harus menyelamatkan puluhan anak dari slide itu setiap hari.

Namun, taman ini terus beroperasi hingga tragedi 9/11, ketika kemunduran pariwisata di seluruh negara memaksa Disney untuk memotong jam buka. River Country kemudian menutup pintu untuk pemeliharaan, tetapi tidak pernah dibuka kembali. Disney mengumumkan penutupan permanen di 2005.

Baca juga: 10 Fakta Mengejutkan Soal Penumpang di Kapal RMS Titanic

Seluncuran air di River Country tertutup oleh tanamanan liar (Foto: Seph Lawless)

Nara Dreamland

Nara Dreamland yang terasingkan. (Foto: Wikimedia)

Nara Dreamland bukanlah resor Disney asli, tetapi dibangun menyerupai salah satu tempat bermain Disney. Taman ini resmi dibuka tahun 1961 sebagai versi Jepang dari California's Disneyland, lengkap dengan Main Street USA dan Kastil Sleeping Beauty.

Beberapa replika Disney-nya termasuk Gunung Matterhorn, Sleeping Beauty Castle, Monorail, dan Main Street USA ada di taman bermain ini. Namun, taman bermain ini ditutup pada 2006 karena kurangnya pengunjung. Seluruh tempat bermain ini kini dilarang dikunjungi dan dibiarkan membusuk termakan oleh zaman.

Wahana bermain di Nara Dreamland yang ditinggalkan. (Foto: Flickr)

Tim Pantau
Editor
Widji Ananta
Penulis
Kontributor - NPW

Berita Terkait: