Pantau Flash
Kapolsek Parigi Perkosa Anak Tersangka, Kapolda Sulteng Minta Maaf
31 Gempa Susulan Guncang Semarang hingga Minggu Siang
Buka Festival Sriwijaya XXIX, Sandiaga Uno Harapkan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sumsel Segera Bangkit
Panglima TNI Bilang TNI dan Polri Adalah Ujung Tombak Penanggulangan COVID-19
YLKI Sebut Aturan Wajib PCR Penumpang Pesawat Diskriminatif, Minta Jangan Ada Aura Bisnis dan Pihak yang Diuntungkan

Dituding Dukung Perang, Pryanka Chopra Terancam Dicopot Jadi Duta UNICEF

Dituding Dukung Perang, Pryanka Chopra Terancam Dicopot Jadi Duta UNICEF Priyanka Chopra (Foto: Instagram/@priyankachopra)

Pantau.com - Menteri Hak Asasi Manusia Pakistan Shireen Mazari menulis surat kepada Badan Dana Anak-Anak Perserikatan Bangsa-Bangsa (UNICEF) untuk menuntut agar aktris India dan mantan Miss World Priyanka Chopra dicopot sebagai duta (Goodwill Ambassador).

Dilansir dari Times, Mazari menuduh Chopra atas jingoisme dan mendukung tindakan pemerintah India di Kashmir.

Baca juga: Seorang Wanita Tuduh Priyanka Chopra Dukung Perang Nuklir India-Pakistan

Jingoisme merupakan pandangan yang terlalu mengagung-agungkan kebesaran dan kekuasaan negeri sendiri atau rasa kesetiaan dan kecintaan kepada tanah air secara berlebih-lebihan

Dalam surat yang ditujukan kepada Direktur Eksekutif UNICEF Henrietta Fore, Mazari mengatakan dukungan terhadap perang yang diutarakan Chopra, termasuk perang nuklir, akan merusak kredibilitas posisi PBB, kecuali Chopra dicopot.

"Semua itu benar-benar bertentangan dengan prinsip-prinsip perdamaian dan niat baik yang seharusnya ditegakkan Chopra sebagai Duta PBB untuk Perdamaian," ujarnya dalam surat tesebut.

Sebelumnya, Priyanka Chopra mendapat serangan verbal, saat ia menjadi pembicara di BeautyCon di Los Angeles Amerika Serikat, pada Agustus.

Seorang peserta diskusi di BeautyCon, bernama Ayesha Malik, asal Pakistan, menuduh Chopra munafik saat sedang membahas kemanusiaan.

Malik mengutip cuitan Priyanka Chopra pada 26 Februari ketika sang aktris menulis 'Jai Hind' yang berarti 'kemenangan untuk India', di tengah kondisi yang memanas antara India dan Pakistan.

Baca juga: Ditanya Soal Kritik Rasis ke Meghan, Priyanka: Yang Pasti, 100 Persen

Chopra kemudian menjawab dia seorang patriotik dan dia tidak mendukung perang.

"Perang adalah sesuatu yang tidak saya sukai, tapi, saya seorang patriotik. Saya pikir kita semua berada di sejenis jalan tengah, dan kita harus menjalaninya," kata Chopra.

Tim Pantau
Sumber Berita
Antara
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Gilang

Berita Terkait: