Pantau Flash
Kemenkes Catat 1,4 Juta Penduduk Indonesia Sudah Divaksin COVID-19
Bertambah 8.493, Total Kasus Positif COVID-19 di Indonesia Kini 1.314.634
Buntut Penembakan TNI Cengkareng, Propam Polri Larang Polisi ke Kafe dan Minum Miras
Sebanyak 4.269 Pasien COVID-19 Dirawat di RSD Wisma Atlet
Bripka CS Jadi Tersangka Penembakan Anggota TNI di Cengkareng

Dituding Otak dari Kasus 'Ikan Asin', Barbie Kumalasari Kaget

Dituding Otak dari Kasus 'Ikan Asin', Barbie Kumalasari Kaget Barbie Kumalasari (Foto: Pantau.com/Ryan Cesario)

Pantau.com - Galih Ginanjar, Rey Utami dan Pablo Benua, memang kini sudah ditetapkan sebagai tersangka sebagai orang yang terlibat dalam kasus pencemaran nama baik ‘Ikan Asin’ atas pelapor Fairuz A Rafiq.

Baca juga: Dear Kaum Hawa, Ada Surat Nih dari Pablo Benua dan Rey Utami

Mendekam dalam tahanan, Pablo Benua dan Rey Utami tak ingin tinggal diam, melalui sebuah surat tertulis, mereka mengungkapkan bahwa dalang dibalik kasus 'ikan asin' itu adalah Barbie Kumalasari. Mendapat tuduhan seperti itu, Barbie Kumalasari mengaku kaget.

"Agak kaget juga ya, kok jadi begini. Kok jadi membleber ke mana-mana, padahal awalnya enggak ada masalah," kata Barbie saat ditemui di kawasan Tendean, Jakarta Selatan, Senin (22/7/2019).

Dengan tegas, wanita berambut pirang itu menolak tuduhan tersebut dan mengatakan jika video 'ikan asin' dibuat secara spontan tanpa dipersiapkan, bahkan ia mengaku tak menerima bayaran,

"Kalau benar kan pasti ada skripnya, sudah menerima pembayaran, ini kan kami enggak dibayar. Semuanya spontan, bahkan ini pernyataannya itu spontan," ucap Barbie.

Baca juga: Lagi, Kepemilikan Palsu Toko Berlian Barbie Kumalasari Terkuak

Tak terima dengan tuduhan tersebut, Berbie pun langsung menghubungi Farhat Abbas selaku pengacara Pablo Benua. Berbie menambahkan jika surat tersebut ditulis oleh Pablo karena sudah merasa tersudut.

"Ya itu aku sudah diskusi sama Farhat, kuasa hukum dia (Pablo). Mungkin posisinya karena merasa tersudut ya, semenjak dipanggil saksi-saksi," ujar Barbie.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Reporter
Ryan Cesario

Berita Terkait: