Pantau Flash
Jubir Sebut 75 Persen Pasien COVID-19 di 11 Provinsi Telah Sembuh
Bamsoet Mendesak Kementan Segera Lakukan Uji Klinis Antivirus Korona
Jumlah Pasien Sembuh COVID-19 di Wisma Atlet Bertambah Menjadi 3.586 Orang
Seluruh Pasien COVID-19 di Klaster Terbesar Gunung Kidul Telah Sembuh
Soal Larangan Tampil di Liga Champions, Guardiola Yakin City Menang Banding

Duh Deg-degan Nih, Efek Sedang Jatuh Cinta atau Penyakit Jantung Ya?

Duh Deg-degan Nih, Efek Sedang Jatuh Cinta atau Penyakit Jantung Ya? Ilustrasi debaran jantung. (Foto: Pixabay)

Pantau.com - Deg-degan adalah hal normal yang dialami saat nervous seperti bertemu gebetan, ataupun saat adrenalin terpacu. Tapi ada loh deg-degan yang sudah sepatutnya dicurigai sebagai gangguan detak atau irama jantung.

"Kita musti periksa umumnya adalah kelainan Aritmia. Tapi kelainan Aritmia itu banyak jenisnya, biasanya harus pemeriksaan lebih lanjut. Banyak jenisnya, harus diperiksa ke dokter," ujar Dokter Spesialis Jantung Dr. Sunu Budhi Raharjo, PhD, SpJP(K) di RS Columbia, Pulo Gadung, Jakarta Timur, Selasa (2/4/2019).

Baca juga: Pesan Dokter Jantung untuk Para Caleg, Jangan Banyak Berekspektasi

Deg-degan yang patut dicurigai ialah saat dibarengi dengan keluhan seperti pusing dan ingin pingsan, serta bukan sesekali dialami lalu reda, atau hanya saat ada tekanan pikiran, tapi gejalanya tidak mengenal tempat dan kondisi.

"Punya faktor risiko suatu penyakit jantung yang berat seperti diabetes, darah tinggi, serangan jantung itu yang berbahaya," paparnya 

"Tapi kalau usia Anda (masih muda) deg-degan karena deadline-nya banyak, itu mungkin baik-baik saja. Tapi kalau itu cukup berulang, baiknya diperiksa. Jadi semua harus dilihat pasiennya," lanjutnya.

Baca juga: Waspada! Radang Tenggorokan Bisa Jadi Gejala Penyakit Jantung Rematik

Pada umumnya penyebab gejala Aritmia jantung terjadi karena adanya perubahan gaya hidup yang meningkat, seperti pola makan atau kebiasaan yang berubah drastis.

"Ada keluhan, segera ke dokter. Jangan semua gejala dientengkan. Kalau ini (deg-degan) mungkin stres saja, dikit-dikit stres. Bisa saja nervous doang, tapi untuk memastikan itu harus diperiksa," tutupnya.

Tim Pantau
Editor
Gilang K. Candra Respaty
Penulis
Rifeni
Reporter
Dini Afrianti Efendi

Berita Terkait: